Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Kolaka

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship 

badge-check


 Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship  Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka menggelar workshop Santri Preneurship, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi umat, Sabtu (20/12/2025) di aula kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka.

Ketua panitia yang juga ketua komisi pemberdayaan ekonomi umat, Nur Syamsul mengatakan, tujuan dilaksanakan workshop Santri preneurship berawal dari pemikiran MUI Kolaka, ketika santri sudah tamat belajar di pondok, dia sudah memiliki bekal kemampuan menghasilkan pendapatan sendiri apakah dia lanjut kuliah atau lanjut kerja.

“Karena itu, melalui workshop ini ada upaya bagaimana santri bisa berwirausaha, khususnya setelah mereka selesai mondok,” kata Nur Syamsul yang juga ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka.

Nur Syamsul mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bahagia jika 50 peserta santri kelas XII dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kolaka ini, setelah mereka melakukan workshop bisa menerapkan ilmunya dan menjadi pengusaha muda, apalagi mereka diajar Direktur Wiztren Sulawesi Tenggara.

Ketua Forum komunikasi Ponpes, KH Alamsyah berharap kegiatan berkelanjutan dan melibatkan santri yang lebih banyak dari hari ini, sehingga mereka bisa menjadi prakarsa dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di Ponpes.

“Menumbuh kembangkan jiwa wirausaha bagi santri itu penting, sehingga nanti santri punya modal ketika selesai mondok, apalagi banyak peluang yang bisa dilakukan ketika ada potensi yang dimiliki,” kata KH Alamsyah.

Kepala Kemenag Kolaka yang diwakili Kasi Zakat dan Wakaf, Nur Asia memberikan apresiasi komisi pemberdayaan ekonomi umat MUI yang telah menginisiasi kegiatan ini, dengan memberikan edukasi daya pikir anak santri bagaimana mereka menghadapi masa depan setelah selesai studi di Ponpes, sehingga mereka bukan hanya ahli dibidang agama, tapi juga ahli dalam berbisnis.

“Kegiatan ini memberikan motivasi pada santri bagaimana mereka mengembangkan potensinya, apalagi di Kolaka banyak potensi yang menjanjikan,” kata Nur Asia.

Sementara Ketua DP MUI Kabupaten Kolaka, KH Muhammad Duana Said saat membuka acara workshop mengatakan, melalui workshop Santri preneurship dapat melahirkan pengusaha muda, apa lagi di Indonesia saat ini masih tercatat 3,2 pengusaha dan itu belum menunjukan negara maju. Selain itu, sebagian besar pengusaha yang menguasai sendi ekonomi Indonesia bahkan di Kabupaten Kolaka itu non Muslim.

“Di Kolaka saja yang menguasai sektor ekonomi itu non muslim. Ini karena paradigma berpikir yang berbeda. Mereka lebih suka menjadi pengusaha daripada pegawai negeri. Bahkan di Kolaka tidak ada etnis Cina yang menjadi PNS. Itu karena mereka anggap tidak menarik,” katanya.

Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Baiturrahim ini berharap santri tidak takut menjadi pengusaha, sebab menjadi pengusaha merupakan Sunnah Rasul. Sejak Kecil sampai dewasa Rasulullah merupakan pedagang/pengusaha. Selain itu menjadi pengusaha merupakan pekerjaan mulia karena sudah menjadi dermawan, paling tidak mencukupi beberapa orang keluarga yang menjadi pekerja.

“Jangan takut gagal karena semua punya jatah gagal. Besar peluang dan pintu reski terbuka ketika menjadi pengusaha,” kata KH Muhammad Duana Said. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik

31 Juli 2026 - 17:39 WITA

Rotasi 32 ASN, Bupati Kolaka Tekankan Jabatan sebagai Amanah Pelayanan Publik

23 Juli 2026 - 19:15 WITA

RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola

23 Juli 2026 - 18:05 WITA

Kolaborasi ANTAM dan Pemda Kolaka, Perkuat SDM Masyarakat Lewat Pelatihan PUSPAGA

22 Juli 2026 - 21:23 WITA

PAW Wakil Ketua DPRD Kolaka Diharapkan Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

20 Juli 2026 - 20:44 WITA

Trending di Kolaka