Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Kolaka

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship 

badge-check


 Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship  Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka menggelar workshop Santri Preneurship, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi umat, Sabtu (20/12/2025) di aula kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka.

Ketua panitia yang juga ketua komisi pemberdayaan ekonomi umat, Nur Syamsul mengatakan, tujuan dilaksanakan workshop Santri preneurship berawal dari pemikiran MUI Kolaka, ketika santri sudah tamat belajar di pondok, dia sudah memiliki bekal kemampuan menghasilkan pendapatan sendiri apakah dia lanjut kuliah atau lanjut kerja.

“Karena itu, melalui workshop ini ada upaya bagaimana santri bisa berwirausaha, khususnya setelah mereka selesai mondok,” kata Nur Syamsul yang juga ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka.

Nur Syamsul mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bahagia jika 50 peserta santri kelas XII dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kolaka ini, setelah mereka melakukan workshop bisa menerapkan ilmunya dan menjadi pengusaha muda, apalagi mereka diajar Direktur Wiztren Sulawesi Tenggara.

Ketua Forum komunikasi Ponpes, KH Alamsyah berharap kegiatan berkelanjutan dan melibatkan santri yang lebih banyak dari hari ini, sehingga mereka bisa menjadi prakarsa dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di Ponpes.

“Menumbuh kembangkan jiwa wirausaha bagi santri itu penting, sehingga nanti santri punya modal ketika selesai mondok, apalagi banyak peluang yang bisa dilakukan ketika ada potensi yang dimiliki,” kata KH Alamsyah.

Kepala Kemenag Kolaka yang diwakili Kasi Zakat dan Wakaf, Nur Asia memberikan apresiasi komisi pemberdayaan ekonomi umat MUI yang telah menginisiasi kegiatan ini, dengan memberikan edukasi daya pikir anak santri bagaimana mereka menghadapi masa depan setelah selesai studi di Ponpes, sehingga mereka bukan hanya ahli dibidang agama, tapi juga ahli dalam berbisnis.

“Kegiatan ini memberikan motivasi pada santri bagaimana mereka mengembangkan potensinya, apalagi di Kolaka banyak potensi yang menjanjikan,” kata Nur Asia.

Sementara Ketua DP MUI Kabupaten Kolaka, KH Muhammad Duana Said saat membuka acara workshop mengatakan, melalui workshop Santri preneurship dapat melahirkan pengusaha muda, apa lagi di Indonesia saat ini masih tercatat 3,2 pengusaha dan itu belum menunjukan negara maju. Selain itu, sebagian besar pengusaha yang menguasai sendi ekonomi Indonesia bahkan di Kabupaten Kolaka itu non Muslim.

“Di Kolaka saja yang menguasai sektor ekonomi itu non muslim. Ini karena paradigma berpikir yang berbeda. Mereka lebih suka menjadi pengusaha daripada pegawai negeri. Bahkan di Kolaka tidak ada etnis Cina yang menjadi PNS. Itu karena mereka anggap tidak menarik,” katanya.

Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Baiturrahim ini berharap santri tidak takut menjadi pengusaha, sebab menjadi pengusaha merupakan Sunnah Rasul. Sejak Kecil sampai dewasa Rasulullah merupakan pedagang/pengusaha. Selain itu menjadi pengusaha merupakan pekerjaan mulia karena sudah menjadi dermawan, paling tidak mencukupi beberapa orang keluarga yang menjadi pekerja.

“Jangan takut gagal karena semua punya jatah gagal. Besar peluang dan pintu reski terbuka ketika menjadi pengusaha,” kata KH Muhammad Duana Said. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Husmaluddin Pimpin KONI Kolaka, Bidik Kebangkitan Olahraga Daerah

7 Mei 2026 - 13:42 WITA

Polres Kolaka Bongkar Jejak Peredaran Sabu di Dawi-dawi, Seorang Mahasiswa Diamankan

3 Mei 2026 - 21:43 WITA

Trending di Headline