Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Nasional

Kolaborasi Kantor Pertanahan dan PT Vale, Identifikasi Lahan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka

badge-check


 Kolaborasi Kantor Pertanahan dan PT Vale, Identifikasi Lahan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kolaka berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia dalam mengidentifikasi lahan untuk lokasi pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka, Selasa (21/1/2025).

Identifikasi ini dilakukan bersama aparat TNI KODIM 1412 Kolaka, dimana lokasi pembangunan fasilitas militer tersebut direncanakan akan dilakukan di wilayah IUP PT Vale Indonesia.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka, Ahmad Fathoni mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menentukan lokasi yang strategis dan aman guna pembangunan fasilitas militer tersebut, serta memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Kegiatan dimulai dengan beberapa pertemuan koordinasi antara tim dari PT. Vale, pihak TNI, serta pemerintah daerah setempat. Pada pertemuan ini, dibahas mengenai tujuan pembangunan, manfaat yang akan diperoleh, serta potensi tantangan yang mungkin dihadapi.Tim gabungan kemudian melakukan survei lapang di beberapa titik yang diusulkan.

Kriteria pemilihan lokasi mencakup aksesibilitas, keamanan, ketersediaan sumber daya, serta dampak terhadap lingkungan sekitar.Setelah survei, dilakukan analisis risiko untuk mengidentifikasi segala kemungkinan gangguan yang bisa muncul selama dan setelah proses pembangunan.

“Ini termasuk pertimbangan keamanan bagi prajurit TNI yang akan bertugas di batalyon,” jelas Ahmad Fathoni.

Hasil dari survei dan analisis risiko kemudian dipresentasikan dalam rapat evaluasi. Pada kesempatan ini, semua pihak membahas dan menyepakati rekomendasi lokasi terbaik dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk meminimalisir dampak negatif selama proses pembangunan.

Setelah diskusi yang mendalam, disepakati lokasi untuk pembangunan batalyon, dan rencana aksi pun dikembangkan. Rencana ini mencakup jadwal pembangunan, penganggaran, serta keterlibatan masyarakat lokal.

Kerjasama antara PT. Vale dan TNI dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan infrastruktur, peluang kerja, serta program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan.

Pelaksanaan identifikasi lapang untuk rencana pembangunan batalyon merupakan langkah penting yang menunjukkan sinergi antara sektor swasta dan militer dalam menciptakan kondisi yang aman dan produktif. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pembangunan batalyon dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat, terutama masyarakat lokal.(ADV)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy: Memuliakan Sungai Berarti Memuliakan Negara

20 Juni 2026 - 18:43 WITA

Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR

20 Juni 2026 - 18:33 WITA

Dulu Mengira Rumit, Kini Pensiunan PNS Mantap Urus Sertipikat Tanah Sendiri

20 Juni 2026 - 18:28 WITA

Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

18 Juni 2026 - 13:53 WITA

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

17 Juni 2026 - 19:50 WITA

Trending di Nasional