Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Headline

Kepala BPN Kolaka Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas dalam Melayani Masyarakat

badge-check


 Kepala BPN Kabupaten Kolaka, Ahmad Fatoni Perbesar

Kepala BPN Kabupaten Kolaka, Ahmad Fatoni

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah berupaya menuju Zona Integritas (ZI), utamanya untuk mencapai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)

Kepala BPN Kabupaten Kolaka, Ahmad Fatoni mengatakan, untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan komitmen seluruh jajarannya untuk memberikan pelayan prima dan terpercaya kepada masyarakat.

“Perjuangan ini membutuhkan kerja keras, dedikasi, dan integritas tinggi dari setiap individu di kantor kita”, kata kepala BPN Kolaka, Ahmad Fatoni dak arahannya saat memimpin apel di pelataran kantor BPN Kolaka, Jumat (20/6/2025).

Untuk mencapai hal tersebut, Kepala BPN Kolaka mengingatkan jajarannya untuk menjaga integritas dalam melayani masyarakat, melalui penguatan tata kelola internal, peningkatan kualitas layanan dan pembentukan budaya kerja yang berintegritas dari diri sendiri.

Ahmad Fatoni menjelaskan, penguatan tata kelola internal meliputi peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses kerja, memperbaiki sistem administrasi, dan memastikan setiap kebijakan dan prosedur dilaksanakan secara konsisten dan adil.

“Peran pengawasan internal sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi dini potensi penyimpangan. Mari kita tingkatkan budaya saling mengingatkan dan melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran,” katanya.

Sementara terkait prioritas peningkatan kualitas pelayanan publik, dia meminta jajarannya untuk memastikan agar pelayanan berlangsung secara cepat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat.

Menurutnya, inovasi dan teknologi informasi dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Tak hanya itu, dia menginginkan tentang pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang prosedur dan mekanisme pelayanan agar memahami hak dan kewajibannya.

Sedangkan terkait pembentukan budaya kerja yang berintegritas, Ahmad Fathoni menekankan agar hal ini harus dimulai dari diri sendiri. Dia meminta jajarannya untuk berkomitmen menolak gratifikasi, menghindari konflik kepentingan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika profesi.

“Ini merupakan kunci keberhasilan kita dalam membangun Zona Integritas. Mari kita jadikan kantor ini sebagai tempat kerja yang bersih, nyaman, dan inspiratif. Saya juga mengajak seluruh pegawai untuk bekerja sama dan bahu membahu dalam mewujudkan cita-cita kita menuju Zona Integritas.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy: Memuliakan Sungai Berarti Memuliakan Negara

20 Juni 2026 - 18:43 WITA

Menteri ATR/Kepala BPN dan Mendagri Keluarkan Surat Edaran, Integrasikan LP2B ke Dalam RTRW dan RDTR

20 Juni 2026 - 18:33 WITA

Dulu Mengira Rumit, Kini Pensiunan PNS Mantap Urus Sertipikat Tanah Sendiri

20 Juni 2026 - 18:28 WITA

Cita-Cita Membangun Daerah Asal, Putra Papua Pilih Timba Ilmu di Politeknik Agraria STPN

18 Juni 2026 - 13:53 WITA

Yuk, Kenalan sama Program Studi di Politeknik Agraria STPN

17 Juni 2026 - 19:50 WITA

Trending di Nasional