Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kolaka

Kantah Kolaka Dukung Program Ketahanan Pangan dan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka

badge-check


 Kantah Kolaka Dukung Program Ketahanan Pangan dan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kolaka memastikan dukungannya dalam program Ketahanan Pangan dan rencana pembangunan batalyon teritorial Kodim 1412/Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka diwakili Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Deden Supandi dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan Pemda Kabupaten Kolaka, dii ruang rapat Bupati Kolaka, Senin (20/12025).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Kolaka, Muhammad Fadlansyah tersebut membahas kebutuhan lahan untuk implementasi program ketahanan pangan serta rencana pembangunan Batalyon KODIM 1412 Kolaka.

Dalam sambutannya, Muhammad Fadlansyah menyampaikan pentingnya kolaborasi antar berbagai instansi, untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Sekaligus memperkuat pembangunan batalyon teritorial di wilayah Kolaka,” ujar Pj Bupati Kolaka.

Di tempat yang sama, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Kolaka memaparkan tentang urgensi ketahanan pangan di Indonesia dan bagaimana Kabupaten Kolaka dapat berkontribusi.

Melalui agenda itu, disampaikan pula terkait target produksi pangan, komoditas unggulan, serta kebutuhan lahan yang diperlukan untuk mencapai target tersebut.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 1412/Kolaka, Letkol Inf. Syarifuddin Mutasidasi menjelaskan perlunya lokasi strategis untuk pengembangan batalyon.

Ia juga berharap agar lahan yang disepakati tidak hanya digunakan untuk ketahanan pangan, tetapi juga mendukung kegiatan militer dan sosial kemasyarakatan.

Diskusi tersebut berlangsung hangat dengan berbagai masukan dari peserta. Dilakukan juga identifikasi beberapa kawasan yang dapat dijadikan lahan pertanian. Tak hanya itu, juga didiskusikan potensi konflik dengan kepentingan lain seperti perumahan dan infrastruktur.

Melalui rapat tersebut, peserta mengusulkan beberapa strategi dalam mewujudkan program ketahanan pangan, diantaranya membentuk tim kecil untuk studi kelayakan lokasi. Kemudian, melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya lahan pertanian dan keberadaan batalyon teritorial, serta kerja sama dengan investor untuk pengembangan infrastruktur pertanian.

Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan tindak lanjut atas hasil rapat dan mengatur pertemuan berikutnya untuk mengevaluasi progres.

Adapun tindak lanjut yang akan dilakukan adalah pengumpulan data lebih lanjut mengenai potensi lahan, penjadwalan pertemuan dengan pemangku kepentingan lainnya dan penyusunan laporan lengkap atas hasil rapat.

Dengan semangat kerjasama, diharapkan program ketahanan pangan dan pembangunan batalyon teritorial dapat berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat Kabupaten Kolaka. (ADV)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka