Menu ✖

Mode Gelap
Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi

Bisnis

Towuti Bergerak Bersama: PT Vale dan Warga Perkuat Pemulihan dengan Data Ilmiah dan Gotong Royong

badge-check


 Towuti Bergerak Bersama: PT Vale dan Warga Perkuat Pemulihan dengan Data Ilmiah dan Gotong Royong Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, MALILI – Memasuki hari ke-15 penanganan insiden kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menegaskan komitmennya terhadap proses pemulihan yang transparan, berkelanjutan dan berbasis partisipasi . Strategi pemulihan ini dilakukan melalui dua pendekatan utama: integritas data ilmiah yang komprehensif dan aksi gotong royong masyarakat bersama PT Vale.

Hingga hari ke-15, tim gabungan Pemda Luwu Timur, BPBD, aparat desa, dan PT Vale telah menerima dan mencatat 126 laporan aduan resmi melalui di Posko Pengaduan & Informasi serta layanan hotline 24 jam.

Klasifikasi dampak meliputi 42 lahan sawah, 28 kebun, 19 empang, serta 37 kasus berkaitan dengan akses air bersih dan peternakan. Semua data ini menjadi dasar untuk pemetaan kompensasi dan pemulihan berbasis ilmiah.

“Basis data yang komprehensif yang kami himpun ini tidak sekedar mencatat kerugian, tetapi juga menjadi instrumen untuk merancang solusi jangka panjang yang bisa dijalankan terukur adil, akuntabel dan berbasis ilmiah,” jelas Endra Kusuma, Head of External Relation PT Vale Indonesia Tbk.

Selain asesmen, semangat kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan pemulihan. Selama lima hari terakhir, 60 warga dari Desa Lioka dan Desa Baruga bergabung dalam dua kelompok kerja bergiliran (shift), masing-masing terdiri dari 30 orang, untuk membersihkan sisa minyak di sepanjang sungai.

Ali Bastian, salah satu petani di Dusun Molindowe, menyampaikan bahwa PT Vale tidak hanya datang untuk membersihkan, tapi juga mengajak mereka bergabung.

“Kami merasa dihargai karena dilibatkan langsung dalam memulihkan lahan dan air yang kami gunakan sehari-hari,” katanya.

Hal serupa disampaikan Asrul Akhmad, warga Desa Matompi. Menurutnya, pendataan yang dilakukan sangat membantu, karena sawahnya yang terdampak bisa tercatat resmi.

“Ada kepastian bahwa masalah kami tidak diabaikan. Kami bersabar menunggu proses, karena melihat keseriusan PT Vale dan pemerintah,” ujarnya.

Pendekatan terpadu antara sains, data, dan gotong royong akan menjadi fondasi pemulihan yang lebih kuat oleh PT Vale. Fokus ke depan adalah mengembalikan ekosistem Towuti sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

“Komitmen kami adalah menjadikan pemulihan ini lebih dari sekadar reaksi terhadap krisis, tapi sebagai momentum memperkuat solidaritas, transparansi, dan keberlanjutan kehidupan warga Towuti,” tutup Endra. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Pulihkan Ekosistem Lingkungan

3 November 2026 - 12:40 WITA

Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani

1 November 2026 - 17:34 WITA

Vale Indonesia Dorong Kemandirian Petani Organik di Kolaka

1 November 2026 - 17:24 WITA

PT Vale Buka Peluang Usaha Lokal dalam Rantai Pasok Proyek IGP Pomalaa

31 Oktober 2026 - 12:37 WITA

Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

30 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Trending di Bisnis