Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Kolaka

Formasi “RI 80” Paskibraka Kolaka: Indah, tapi Hanya Terekam di Latihan

badge-check


 Formasi “RI 80” Paskibraka Kolaka: Indah, tapi Hanya Terekam di Latihan Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA— Ada cerita manis di balik semarak peringatan HUT ke-80 RI di Kolaka.

Para anggota Paskibraka menyiapkan “kejutan kecil” yang sayangnya tak sempat ditampilkan dan dilihat langsung oleh para undangan dan warga pada hari puncak.

Selama lebih dari dua pekan pemusatan latihan, mereka tidak hanya berlatih baris-berbaris.

Pasukan muda Paskibraka ini menyiapkan formasi “RI 80” – simbol sederhana untuk menandai usia kemerdekaan Indonesia.

Bayangkan, puluhan langkah kaki yang teratur membentuk huruf dan angka, indah dipandang dari udara. Rapi, penuh makna, dan sarat semangat kebangsaan.

Namun saat upacara berlangsung di Alun-alun 19 November, hujan deras mengguyur seharian. Formasi spesial itu pun batal diperlihatkan di hadapan ribuan pasang mata. Media yang hadir pun tak sempat mengabadikannya.

Beruntung, beberapa hari sebelumnya–saat gladi– tim pelatih mengizinkan media ini merekam dengan drone.

Dari ketinggian tampak jelas barisan yang dipimpin Agustian Mangiri, Abdur Rasyid, dan Wigra Nugraha membentuk formasi “RI 80” dengan gagah—dan kini hanya tersimpan sebagai arsip dokumentasi.

“Memang disayangkan tidak ada dokumentasi saat upacara. Tapi bisa dimaklumi, cuaca memang tidak mendukung,” kata Kepala Kesbangpol Kolaka, Salamansyah, Kamis (21/8).

Meski formasi itu urung ditampilkan, Salamansyah menegaskan ada hal yang lebih penting, yakni tugas utama Paskibraka berjalan sempurna.

Di tengah hujan deras, mereka berhasil mengibarkan sekaligus menurunkan Sang Merah Putih tanpa satu pun kesalahan.

“Itu yang patut kita syukuri. Semua berjalan lancar,” tambahnya.

Bupati Kolaka Amri Jamaludin dan Wakil Bupati Husmaludin yang bergantian memimpin upacara pengibaran dan penurunan bendera, tetap khidmat menyaksikan prosesi.

Hujan deras tak sedikit pun mengurangi kekhidmatan peringatan kemerdekaan.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Amri memberikan hadiah istimewa.

Seluruh anggota Paskibraka dijanjikan akan diberangkatkan ke “Kota Bunga” Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, untuk mengikuti wisata edukasi—sebuah penutup manis dari perjuangan panjang mereka.

Formasi “RI 80” mungkin hanya sempat hidup di sesi latihan. Namun semangat di baliknya akan tetap dikenang oleh semua yang terlibat. (zer)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)

PT Vale IGP Pomalaa Salurkan 1.879 Paket Sembako untuk Masyarakat Rentan Miskin

5 Februari 2026 - 12:51 WITA

Trending di Bisnis