Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Kolaka

Kesbangpol Kolaka dan FKUB Bahas Potensi “Gesekan” Antara TKA dengan Warga

badge-check


 Kesbangpol Kolaka dan FKUB Bahas Potensi “Gesekan” Antara TKA dengan Warga Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kolaka bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) menggelar rapat koordinasi dengan tema “Membangun Harmoni Moderasi Beragama dengan Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Bumi Mekongga”.

Kegiatan digelar di Aula Kantor Kesbangpol Kolaka pada Rabu (18/6/2025).

Rapat yang dihadiri 45 peserta tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kolaka Salamansyah selaku pemandu diskusi.

Mengawali rapat, Kepala Kesbangpol menekankan pentingnya menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman budaya dan agama, khususnya dengan adanya tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah Kolaka.

Sementara itu, Ketua FKUB Kolaka Akring Johar menegaskan bahwa harmonisasi tidak hanya menyangkut hubungan antarumat beragama lokal, tetapi juga dengan warga asing yang tinggal dan bekerja di kabupaten Kolaka.

“FKUB siap menjadi mediator sekaligus fasilitator dialog lintas budaya untuk menciptakan suasana yang damai dan saling menghargai,” ujarnya.

Dalam diskusi, para peserta menyampaikan sejumlah masukan terkait potensi gesekan sosial akibat perbedaan budaya dan kebiasaan antara TKA dan masyarakat lokal.

Dalam rapat yang berlangsung selama lebih dari 2 jam disepakati pula bahwa edukasi kepada masyarakat dan TKA tentang nilai-nilai toleransi, hukum lokal, serta norma agama dan adat sangat penting dilakukan.

Selain itu, semua perusahaan yang mempekerjakan TKA harus memberikan orientasi budaya dan keagamaan lokal bagi pekerja asingnya sejak awal kedatangan. (eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)

PT Vale IGP Pomalaa Salurkan 1.879 Paket Sembako untuk Masyarakat Rentan Miskin

5 Februari 2026 - 12:51 WITA

Trending di Bisnis