Menu ✖

Mode Gelap
Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi

Headline

Dukung Program Ketahanan Pangan, ANTAM dan USN Kolaka Gagas Program Konasara

badge-check


 Exif_JPEG_420 Perbesar

Exif_JPEG_420

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka bekerjasama dengan Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggagas program Konasara di desa Pelambua, kecamatan Pomalaa.

Kolaka Region CSR and ER Relations Sub Division Head Reta Prasetyo menjelaskan, kata Konasara berasal dari bahasa tolaki, artinya menjunjung tinggi nilai-nilai adat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa program ini merupakan upaya ANTAM mendukung pemerintah untuk melestarikan adat dan kearifan lokal bumi Mekongga.

“Sebelumnya ada program sipatuo, kebun kopi dan kakao di desa Sopura. Ini juga menjadi fokus ANTAM yang telah dilakukan hingga tahun 2023 lalu,” kata Reta Prasetyo.

Dia menjelaskan, program Konasara merupakan gagasan untuk meningkatkan produktivitas lahan pekarangan masyarakat di lima desa si kecamatan Pomalaa.

Para petani yang tergabung dalam kelompok program ini mendapat pendampingan dari USN Kolaka tentang budidaya tanaman sayur.

Kata dia, program Konasara bertujuan mendukung program pemerintah dari segi ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi lokal melalui penyediaan stok pangan lokal, seperti sayuran.

Sementara itu, Direktur Utama PT ANTAM Tbk, Nico Kanter mengatakan program Konasara merupakan wujud nyata kolaborasi USN dengan ANTAM untuk kesejahteraan masyarakat melalui dukungan pada sektor ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan pasti memiliki multiplier effek. Program ini mesti berhasil, karena USN sudah memiliki ekspert,” kata Nico Kanter.

Di tempat yang sama, Camat Pomalaa Rahmat Hidayat Gafoer berharap gagasan program Konasara ini dapat menjawab tantangan ketahanan pangan di Pomalaa.

“Dalam skala lebih besar, kita juga berharap program ini dapat mendukung program makan gratis yang menjadi asta cita presiden Prabowo,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rahmat Hidayat juga memastikan dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan operasi ANTAM di Pomalaa.

Sementara itu, Rektor USN Kolaka yang diwakili Agus Nasir menyampaikan apresiasinya terhadap respon positif ANTAM, karena telah menyambut baik usulan program ini.

Menurutnya, program Konasara merupakan salah satu wujud Tri Dharma USN Kolaka yang terus berupaya bersinergi dengan semua pihak untuk menyukseskan program pemerintah.

“Perguruan tinggi punya tanggung jawab untuk ikut berpartisipasi dalam upaya kesejahteraan masyarakat,” kata Agus Nasir.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Kolaka Pulihkan Pajak Mineral Bukan Logam dan Bantuan Rp 18 Miliar, Perkuat Pendapatan Daerah

4 November 2026 - 10:57 WITA

Program JAGAT Jangkau 12 Kecamatan, Kejari Kolaka Dorong Perlindungan Hukum bagi Guru

4 November 2026 - 10:44 WITA

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Pulihkan Ekosistem Lingkungan

3 November 2026 - 12:40 WITA

RSUD Wasasi Wasabenggali Beroperasi, Mendekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Pomalaa

2 November 2026 - 23:14 WITA

Bunda PAUD Sembilan Kecamatan Dikukuhkan, Kolaka Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

2 November 2026 - 23:05 WITA

Trending di Kolaka