Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Kolaka

Pangdam Bangga Saksikan Smelter Anak Bangsa Milik PT Ceria 

badge-check


 Pangdam Bangga Saksikan Smelter Anak Bangsa Milik PT Ceria  Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Pangdam 14/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno mengaku bangga menyaksikan smelter merah putih yang dibangun anak bangsa, milik PT Ceria Nugraha Indotama di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.

“Bangga karena 100 persen pekerjanya bangsa sendiri dan kebanyakan masyarakat lokal,” kata Mayjen TNI Windiyatno setelah menyaksikan pembangunan smelter merah putih PT Ceria, Kamis (13/03/2025).

Pada kesempatan itu, Pangdam berpesan kepada karyawan yang bekerja di PT Ceria untuk memanfaatkan pekerjaan itu dengan baik, senantiasa menjaga kelangsungan perusahaan, sebab dinilai Tuhan mentakdirkan perusahaan berdiri di Kabupaten Kolaka untuk kemaslahatan masyarakat.

“Ada rasa memiliki terhadap perusahaan. Menjaga bersama-sama demi anak cucu kita. Selain itu, hasilnya juga menambah pendapatan negara,” katanya.

Mayjen Windiyatno berjanji bersedia membantu PT Ceria yang merupakan Proyek Strategi Nasional (PSN) dan Obyek Vital Nasional sesuai dengan tugas pokoknya selalu TNI dalam menjaga wilayahnya dari adanya gangguan yang ada.

“Saya harap kita selalu berkoordinasi,” harap Pangdam 14/Hasanuddin.

Pada kesempatan itu Dirops PT Ceria Nugraha Indotama Yusram Rantesalu mengatakan, smelter merah putih keseluruhan merupakan modal dalam negeri. “Di Indonesia ada 147 smelter dan hanya 1 punya anak bangsa yakni smelter merah putih PT Ceria. Ini harusnya menjadi kebanggaan bagi kita,” katanya.

Yusram menegaskan, keberadaan smelter merah putih hendaknya diberikan apresiasi, dijaga dan dilindungi, sebab ada anak bangsa yang mencoba berdikari, berkarya di negerinya sendiri.

Selain itu, smelter merah putih juga merupakan bagian dari Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Dari 8 poin Asta Cita, 3 diantaranya ada di smelter merah putih, yakni hilirisasi, peningkatan tenaga kerja dan menumbuhkan ekonomi dari desa.

“Tiga Asta Cita ada disini. Karena itu perlu dijaga dan dilindungi, sehingga kegiatan operasional berjalan dengan baik, lancar dan aman, demi negara Indonesia tercinta,” kata Yusram Rantesalu.

Sementara Vice President & Corporate Affair Director PT Ceria Djen Rizal memaparkan berkaitan pembangunan 2 masjid yang berdiri di dalam IUP PT Ceria, yakni masjid An Naml dan masjid Al Fatih yang menggambarkan tujuan utama Insan Ceria untuk senantiasa menggenapi tujuan hidupnya dalam mendapatkan kebaikan hidup di Dunia dan Akhirat.

Kehadiran kedua masjid ini, menurut Djen Rizal, merupakan wujud nyata dari komitmen PT Ceria Nugraha Indotama dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah operasionalnya. Masjid ini bukan hanya sekadar bangunan fisik simbol keagamaan namun juga lambang kedisiplinan, kekompakan, kerapihan kebersamaan, semangat gotong royong, serta upaya perusahaan menjaga kesejahteraan spiritual karyawannya.

“Hal ini merupakan kewajiban Ceria dalam memastikan aspek Governance dalam ESG Environment, Social dan Governance nya dapat terimplementasi dengan baik dan terus berkelanjutan,” kata Djen Rizal. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis