Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Nasional

Kolaborasi Kantor Pertanahan dan PT Vale, Identifikasi Lahan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka

badge-check


 Kolaborasi Kantor Pertanahan dan PT Vale, Identifikasi Lahan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kolaka berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia dalam mengidentifikasi lahan untuk lokasi pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka, Selasa (21/1/2025).

Identifikasi ini dilakukan bersama aparat TNI KODIM 1412 Kolaka, dimana lokasi pembangunan fasilitas militer tersebut direncanakan akan dilakukan di wilayah IUP PT Vale Indonesia.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka, Ahmad Fathoni mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menentukan lokasi yang strategis dan aman guna pembangunan fasilitas militer tersebut, serta memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Kegiatan dimulai dengan beberapa pertemuan koordinasi antara tim dari PT. Vale, pihak TNI, serta pemerintah daerah setempat. Pada pertemuan ini, dibahas mengenai tujuan pembangunan, manfaat yang akan diperoleh, serta potensi tantangan yang mungkin dihadapi.Tim gabungan kemudian melakukan survei lapang di beberapa titik yang diusulkan.

Kriteria pemilihan lokasi mencakup aksesibilitas, keamanan, ketersediaan sumber daya, serta dampak terhadap lingkungan sekitar.Setelah survei, dilakukan analisis risiko untuk mengidentifikasi segala kemungkinan gangguan yang bisa muncul selama dan setelah proses pembangunan.

“Ini termasuk pertimbangan keamanan bagi prajurit TNI yang akan bertugas di batalyon,” jelas Ahmad Fathoni.

Hasil dari survei dan analisis risiko kemudian dipresentasikan dalam rapat evaluasi. Pada kesempatan ini, semua pihak membahas dan menyepakati rekomendasi lokasi terbaik dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk meminimalisir dampak negatif selama proses pembangunan.

Setelah diskusi yang mendalam, disepakati lokasi untuk pembangunan batalyon, dan rencana aksi pun dikembangkan. Rencana ini mencakup jadwal pembangunan, penganggaran, serta keterlibatan masyarakat lokal.

Kerjasama antara PT. Vale dan TNI dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan infrastruktur, peluang kerja, serta program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan.

Pelaksanaan identifikasi lapang untuk rencana pembangunan batalyon merupakan langkah penting yang menunjukkan sinergi antara sektor swasta dan militer dalam menciptakan kondisi yang aman dan produktif. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pembangunan batalyon dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat, terutama masyarakat lokal.(ADV)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Momentum Mudik Lebaran, Pemudik Asal Yogyakarta Bisa Urus Kebutuhan Pertanahan di Kampung Halaman

18 Maret 2026 - 20:53 WITA

Masyarakat Tetap Bisa Dapatkan Layanan Pertanahan di 11 Kantah saat Mudik ke Jawa Barat

18 Maret 2026 - 20:51 WITA

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Seluruh Kantor Pertanahan di Jawa Tengah Tetap Buka Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H

18 Maret 2026 - 20:48 WITA

Mudik Lebaran Tetap Bisa Urus Sertipikat, 7 Layanan Prioritas Kementerian ATR/BPN Tersedia bagi Masyarakat di Jawa Timur

17 Maret 2026 - 20:15 WITA

Manfaatkan Libur Lebaran, Mutakhirkan Data Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan

17 Maret 2026 - 20:12 WITA

Trending di Nasional