Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Nasional

Kolaborasi Kantor Pertanahan dan PT Vale, Identifikasi Lahan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka

badge-check


 Kolaborasi Kantor Pertanahan dan PT Vale, Identifikasi Lahan Pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kolaka berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia dalam mengidentifikasi lahan untuk lokasi pembangunan Batalyon Teritorial KODIM 1412 Kolaka, Selasa (21/1/2025).

Identifikasi ini dilakukan bersama aparat TNI KODIM 1412 Kolaka, dimana lokasi pembangunan fasilitas militer tersebut direncanakan akan dilakukan di wilayah IUP PT Vale Indonesia.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kolaka, Ahmad Fathoni mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menentukan lokasi yang strategis dan aman guna pembangunan fasilitas militer tersebut, serta memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Kegiatan dimulai dengan beberapa pertemuan koordinasi antara tim dari PT. Vale, pihak TNI, serta pemerintah daerah setempat. Pada pertemuan ini, dibahas mengenai tujuan pembangunan, manfaat yang akan diperoleh, serta potensi tantangan yang mungkin dihadapi.Tim gabungan kemudian melakukan survei lapang di beberapa titik yang diusulkan.

Kriteria pemilihan lokasi mencakup aksesibilitas, keamanan, ketersediaan sumber daya, serta dampak terhadap lingkungan sekitar.Setelah survei, dilakukan analisis risiko untuk mengidentifikasi segala kemungkinan gangguan yang bisa muncul selama dan setelah proses pembangunan.

“Ini termasuk pertimbangan keamanan bagi prajurit TNI yang akan bertugas di batalyon,” jelas Ahmad Fathoni.

Hasil dari survei dan analisis risiko kemudian dipresentasikan dalam rapat evaluasi. Pada kesempatan ini, semua pihak membahas dan menyepakati rekomendasi lokasi terbaik dan langkah-langkah yang perlu diambil untuk meminimalisir dampak negatif selama proses pembangunan.

Setelah diskusi yang mendalam, disepakati lokasi untuk pembangunan batalyon, dan rencana aksi pun dikembangkan. Rencana ini mencakup jadwal pembangunan, penganggaran, serta keterlibatan masyarakat lokal.

Kerjasama antara PT. Vale dan TNI dalam kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan infrastruktur, peluang kerja, serta program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan perusahaan.

Pelaksanaan identifikasi lapang untuk rencana pembangunan batalyon merupakan langkah penting yang menunjukkan sinergi antara sektor swasta dan militer dalam menciptakan kondisi yang aman dan produktif. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pembangunan batalyon dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat, terutama masyarakat lokal.(ADV)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

18 September 2026 - 16:48 WITA

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

17 September 2026 - 14:52 WITA

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

17 September 2026 - 14:50 WITA

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

17 September 2026 - 14:48 WITA

Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat

16 September 2026 - 12:41 WITA

Trending di Nasional