Menu ✖

Mode Gelap
Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS Pemkab Kolaka Siapkan Hari Kebudayaan Mekongga, Libatkan Generasi Muda Karhutla di Puulemo dan Baula, Vale Indonesia Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penyidikan Perambahan Tanamalia Meluas, Gakkum Kehutanan Dalami Keterlibatan Ali Kamri Atasi Antrean BBM, Bupati Kolaka Pantau Distribusi dan Solar Bersubsidi

Kampus

Mahasiswa KKN USN Kolaka Gelar Pelatihan Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Jadi Pupuk Organik Cair

badge-check


 Mahasiswa KKN USN Kolaka Gelar Pelatihan Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Jadi Pupuk Organik Cair Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka  sukses menggelar pelatihan pemanfaatan limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik cair (POC) di Desa Horongkuli, Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Horongkuli Hiqmah, S.Pdi beserta aparat desa dan masyarakat. Pelatihan yang dilaksanakan ini diikuti oleh masyarakat desa yang antusias untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik cair.

Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik cair (POC) yaitu dengan mengkaji pengaruh pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta melatih masyarakat untuk lebih mandiri dalam manfaatkan limbah sabut kelapa.

Kepala Desa Horongkuli  Hiqmah, memberikan apresiasi terhadap program kerja mahasiswa KKN yang menyalurkan pengetahuan dari adik-adik mahasiswa kepada masyarakat.

Menurutnya, edukasi ini tentunya akan memberikan manfaat besar bagi desa dan masyarakat ke depannya. Pupuk ini lebih sederhana dalam proses pembuatannya dan bahan-bahannya mudah didapatkan, sehingga lebih ekonomis dibandingkan dengan membeli pupuk dari luar kota.

“Bahan baku untuk pupuk ini sudah tersedia di desa kita, sehingga program ini sangat bermanfaat, terutama karena mayoritas penduduk di sini menjadikan bertani sebagai kerja sampingan,” ujarnya.

Ia berharap, berharap masyarakat dapat segera mempraktikkan pembuatan pupuk ini, sehingga setelah adik-adik mahasiswa meninggalkan desa, masyarakat sudah mampu membuatnya secara mandiri.

”Saya berharap kegiatan pelatihan ini dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk masyarakat Desa Horongkuli, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dengan mengurangi limbah sabut kelapa yang biasanya tidak termanfaatkan,” tandasnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Mahasiswi Universitas Sembilanbelas November Kolaka menjelaskan bahwa alasan memilih sabut kelapa sebagai bahan utama yaitu karena limbah sabut kelapa yang ada di desa horongkuli.

“Sejauh ini yang kami lihat hanya ditumpuk atau diolah menjadi cocopeat dan kadang juga digunakan sebagai keperluan rumah tangga, kami disini berkeinginan agar limbah sabut kelapa bisa dimanfaatkan dengan baik. Pupuk organik cair (POC) ini dapat membantu pertumbuhan tanaman agar tidak kerdil dan membantu kesuburan tanah,” jelasnya.

Untuk diketahui, selain dilakukan pelatihan, masyarakat juga diberikan hasil produk berupa pupuk organik cair (POC) limbah sabut kelapa yang telah dibuat.

Hal ini dilakukan untuk memberikan contoh nyata kepada masyarakat tentang cara pengolahan sabut kelapa sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Kolaka Pulihkan Pajak Mineral Bukan Logam dan Bantuan Rp 18 Miliar, Perkuat Pendapatan Daerah

4 November 2026 - 10:57 WITA

Program JAGAT Jangkau 12 Kecamatan, Kejari Kolaka Dorong Perlindungan Hukum bagi Guru

4 November 2026 - 10:44 WITA

RSUD Wasasi Wasabenggali Beroperasi, Mendekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Pomalaa

2 November 2026 - 23:14 WITA

Bunda PAUD Sembilan Kecamatan Dikukuhkan, Kolaka Perkuat Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

2 November 2026 - 23:05 WITA

Bupati Kolaka Lantik 10 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik

2 November 2026 - 22:56 WITA

Trending di Kolaka