Menu ✖

Mode Gelap
Lestarikan Budaya Lokal Lewat Olahraga, Patonro Jadi Identitas 7.092 Pelari Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari

Berita Terkini

Penyataan Ketua DPD LAKI Sultra Dinilai Cemarkan Nama Baik PT CNI

badge-check

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) menilai pernyataan Ketua DPD LAKI Sultra Mardin Fahrun, sangat berlebihan (Hoax) dan terkesan mengarah kepada pencemaran nama baik terkait pemberitaan dengan judul Terjadi Kecelakaan Kerja di PT CNI pada salah satu media online pada tanggal 12/2 2024 lalu.

“Kami menilai ketua DPD LAKI Sultra mengeluarkan pernyataan yang mengada-ada dan sangat berlebihan serta mengarah pada pencemaran nama baik karena sama sekali tidak benar ada karyawan PT Ceria Nugraha Indotama yang meninggal akibat kecelakaan kerja serta tidak benar ada terjadi kecelakaan kerja 2 (Dua) kali dalam bulan ini,” kata Dirops PT CNI Yusram Rantesalu didampingi KTT Alpi Cekdin dan Projact Manager Sonny Darsono dalam siaran persnya, Rabu (13/03/2024).

Yusram menyayangkan pernyataan Mardin Fahrun sebagaimana dimuat di media online dimana dikatakan bahwa miris ketika perusahaan yang masuk kategori sebagai proyek strategis nasional ini justru menjadi tempat meninggalnya banyak karyawan akibat kecelakaan kerja. Inilah yang dinilai mengada-ada dan sangat berlebihan serta mengarah kepada pencemaran nama baik perusahaan yang berkategori proyek strategis nasional.

Yusran mengklarifikasi, bahwa memang pada tanggal 11 Maret 2024, telah terjadi kecelakaan kerja ringan yang menimpah karyawan konstruksi smelter, dimana terjatuh dari lantai 2 pekerjaan pemasangan steel plate platform, area furnace line 9 C1. Dari hasil investigasi diketahui bahwa penyebab kecelakaan adalah bahwa si korban terlalu menggebu gebu (bersemangat) dalam melaksanakan pekerjaannya, dimana menarik plate dengan rope secara mundur tanpa memperhatikan keadaaan dibelakang area kerjanya.

“Secara hak sebagai karyawan, yang bersangkutan sudah mendapatkan pengarahan atau induksi panduan cara kerja aman dan mengikuti safety talk manajemen awal shift kerja sebelum kejadian. Setelah kejadian si korban dilarikan ke klinik perusahaan dan mendapatkan pertolongan dasar sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Kolaka,” ungkapnya.

Adapun tindakan medis dilakukan secara intensif yaitu rontgen untuk semua kondisi tulang rusuk, tulang dada, thorax, tengkorak, kaki dan tangan dan juga dilakukan USG dan CT-scan.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan secara komprehensif korban dinyatakan tidak ada fracture, tidak ada luka memar, tidak ada pendarahan, tidak mengalami dislokasi dan dinyatakan sehat dan bisa pulih kembali bekerja sejak tanggal 12 Maret 2024,” kata Yusram Rantesalu dibenarkan Alpi Cekdin dan Sonny Darsono.

Menurut Yusram, PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) dalam menjalankan aktivitas pertambangan senantiasa menerapkan prinsip good mining Practice. “Dalam beroperasi PT Ceria Nugraha Indotama senantiasa menerapkan prinsip-prinsip good mining Practice,” tegasnya.

Selain itu, pembangunan smelter pengolahan dan pemurnian bijih nikel Ceria yang sangat progresif, dimana membutuhkan banyak tenaga kerja dan terus mengalamai penambahan seiring tahap penyelesaian konstruksi.

“Dengan semakin bertumbuhnya PT Ceria Nugraha Indotama dalam kegiatan pertambangan dan pembangunan pabrik pengolahan, dan pemurnian maka tantangan dalam implementasi Keselamatan Pertambangan semakin dinamis, namun upaya leading berupa program program keselamatan terus ditingkatkan dan semakin intensif dilaksanakan,” kata Yusram (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Vale Bangun Fire Shelter di Bungku Timur, Pangkas Jarak Respons Kebakaran

26 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Tegaskan Tata Kelola IGP Pomalaa

24 September 2026 - 09:31 WITA

Lestarikan Budaya Lokal Lewat Olahraga, Patonro Jadi Identitas 7.092 Pelari

21 September 2026 - 11:34 WITA

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Trending di Bisnis