Menu

Mode Gelap
Mencapai Puncak Akademik: Jejak Nur Ihsan Sebagai Guru Besar Pertama yang Lahir dari Rahim USN Kolaka “Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis Langkah Nyata PT Vale Atasi Stunting, Hadirkan Layanan Dokter Spesialis di Puskesmas Pomalaa Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

Berita Terkini

Penyataan Ketua DPD LAKI Sultra Dinilai Cemarkan Nama Baik PT CNI

badge-check

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) menilai pernyataan Ketua DPD LAKI Sultra Mardin Fahrun, sangat berlebihan (Hoax) dan terkesan mengarah kepada pencemaran nama baik terkait pemberitaan dengan judul Terjadi Kecelakaan Kerja di PT CNI pada salah satu media online pada tanggal 12/2 2024 lalu.

“Kami menilai ketua DPD LAKI Sultra mengeluarkan pernyataan yang mengada-ada dan sangat berlebihan serta mengarah pada pencemaran nama baik karena sama sekali tidak benar ada karyawan PT Ceria Nugraha Indotama yang meninggal akibat kecelakaan kerja serta tidak benar ada terjadi kecelakaan kerja 2 (Dua) kali dalam bulan ini,” kata Dirops PT CNI Yusram Rantesalu didampingi KTT Alpi Cekdin dan Projact Manager Sonny Darsono dalam siaran persnya, Rabu (13/03/2024).

Yusram menyayangkan pernyataan Mardin Fahrun sebagaimana dimuat di media online dimana dikatakan bahwa miris ketika perusahaan yang masuk kategori sebagai proyek strategis nasional ini justru menjadi tempat meninggalnya banyak karyawan akibat kecelakaan kerja. Inilah yang dinilai mengada-ada dan sangat berlebihan serta mengarah kepada pencemaran nama baik perusahaan yang berkategori proyek strategis nasional.

Yusran mengklarifikasi, bahwa memang pada tanggal 11 Maret 2024, telah terjadi kecelakaan kerja ringan yang menimpah karyawan konstruksi smelter, dimana terjatuh dari lantai 2 pekerjaan pemasangan steel plate platform, area furnace line 9 C1. Dari hasil investigasi diketahui bahwa penyebab kecelakaan adalah bahwa si korban terlalu menggebu gebu (bersemangat) dalam melaksanakan pekerjaannya, dimana menarik plate dengan rope secara mundur tanpa memperhatikan keadaaan dibelakang area kerjanya.

“Secara hak sebagai karyawan, yang bersangkutan sudah mendapatkan pengarahan atau induksi panduan cara kerja aman dan mengikuti safety talk manajemen awal shift kerja sebelum kejadian. Setelah kejadian si korban dilarikan ke klinik perusahaan dan mendapatkan pertolongan dasar sebelum akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Kolaka,” ungkapnya.

Adapun tindakan medis dilakukan secara intensif yaitu rontgen untuk semua kondisi tulang rusuk, tulang dada, thorax, tengkorak, kaki dan tangan dan juga dilakukan USG dan CT-scan.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan secara komprehensif korban dinyatakan tidak ada fracture, tidak ada luka memar, tidak ada pendarahan, tidak mengalami dislokasi dan dinyatakan sehat dan bisa pulih kembali bekerja sejak tanggal 12 Maret 2024,” kata Yusram Rantesalu dibenarkan Alpi Cekdin dan Sonny Darsono.

Menurut Yusram, PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) dalam menjalankan aktivitas pertambangan senantiasa menerapkan prinsip good mining Practice. “Dalam beroperasi PT Ceria Nugraha Indotama senantiasa menerapkan prinsip-prinsip good mining Practice,” tegasnya.

Selain itu, pembangunan smelter pengolahan dan pemurnian bijih nikel Ceria yang sangat progresif, dimana membutuhkan banyak tenaga kerja dan terus mengalamai penambahan seiring tahap penyelesaian konstruksi.

“Dengan semakin bertumbuhnya PT Ceria Nugraha Indotama dalam kegiatan pertambangan dan pembangunan pabrik pengolahan, dan pemurnian maka tantangan dalam implementasi Keselamatan Pertambangan semakin dinamis, namun upaya leading berupa program program keselamatan terus ditingkatkan dan semakin intensif dilaksanakan,” kata Yusram (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis

1 April 2026 - 10:24 WITA

Langkah Nyata PT Vale Atasi Stunting, Hadirkan Layanan Dokter Spesialis di Puskesmas Pomalaa

30 Maret 2026 - 17:47 WITA

Investasi Senilai US$2 Miliar, PT Vale Pacu Hilirisasi Nikel Lewat IGP Morowali

27 Maret 2026 - 11:21 WITA

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 14:11 WITA

Trending di Bisnis