Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

ANTAM Bantu 756 Ekor Bibit Ayam Petelur untuk Kelompok Peternak Desa Tambea

badge-check


 ANTAM Bantu 756 Ekor Bibit Ayam Petelur untuk Kelompok Peternak Desa Tambea Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka berpartisi mendukung upaya pemerintah dalam pengembangan ekonomi masyarakat desa Tambea, kecamatan Pomalaa melalui pemberdayaan ekonomi pada bidang usaha peternakan ayam petelur.

Kontribusi tersebut dilakukan melalui intervensi pengunaan dana CSR perusahaan dengan memberikan bantuan pakan serta 756 ekot bibit ayam petelur kepada Kelompok Ternak Barokah di desa Tambea.

Business Support Senior Manager PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Ridho Anggoro mengungkapkan, Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ini diharapakan menjadi awal untuk bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah beserta masyarakat terkait implementasi program CSR ANTAM.

Dia memastikan, bantuan ini nantinya akan dievaluasi untuk memastikan intervensi kali ini dapat berhasil dan bisa direplikasi oleh kelompok masyarakat lainnya.

“Kita berharap, program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, menambah pendapatan serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Pomalaa,” ujar Ridho Anggoro dalam sambutannya di acara penyerahan bantuan pakan dan bibit ayam di desa Tameba, Rabu (26/10/2022).

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kolaka Hasbir Jaya Razak yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan apreasiasinya kepada ANTAM karena turut andil dalam memberdayakan masyarakat di bidang peternakan.

Menurutnya, selain pemerintah, perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten Kolaka memiliki kewajiban untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, utamanya dalam rangka pengembangan usaha peternakan.

Kata dia, selama ini hanya ANTAM yang selalu kelihatan berpartisipasi mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor peternakan. Dia berhaap, perusahaan-perusahaan lain juga mencontoh apa yang dilakukan ANTAM dalam menerapkan program CSR perusahaan yang baik.

Hasbir menjelaskan, kebutuhan masyarakat akan telur ayam di kabupaten Kolaka sangat tinggi. Sayangnya, selama ini, lima puluh persen suplay telur tersebut berasal dari luar Kolaka.

“Kita berharap, Kolaka ini menjadi sentra penghasil teluar ayam terbesar. Namun faktanya, kontribusi peternak ayam terhadap kebutuhan pasar lokal saja hanya mampu menyuplai 50 persen saja dari kebutuhan masyarakat,” ujar Hasbir.

Sekretaris Kelompok Ternak Barokah desa Tambea, Munir juga menyampaikan apresiasinya kepada ANTAM yang telah memberikan kesempatan kepada kelompoknya dalam mengembangkan usaha ayam petelur melalui bantuan dana CSR.

Dia berharap, dalam waktu enam bulan ke depan, usahanya ini sudah bisa menunjukan hasil yang maksimal. Sebab, dengan modal usaha yang mencapai Rp100 juta lebih, tentu akan membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati, agar modal tersebut bisa membuahkan hasil maksimal. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis