Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Musrenpom 2022, ANTAM UBPN Sultra Serap Aspirasi Pembangunan dari Masyarakat

badge-check


 Musrenpom 2022, ANTAM UBPN Sultra Serap Aspirasi Pembangunan dari Masyarakat Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Pomalaa (Musrenpom) untuk tahun 2022. Kegiatan ini digelar di salah satu rumah makan di desa Totobo, kecamatan Pomalaa, kabupaten Kolaka, Rabu (13/4/2022).

HC, CSR and Finance Division Head PT ANTAM Tbk UBPN Sultra, Dito Yulianto menjelaskan, Musrenpom merupakan inisiatif perusahaan tambang BUMN tersebut yang bertujuan untuk menyerap aspirasi pembangunan dari masyarakat secara langsung melalui forum diskusi terbuka bersama aparat desa dan kelurahan yang ada dalam areal operasi ANTAM di Pomalaa.

“Hal ini sebagai salah satu komitmen ANTAM untuk mendukung pembangunan desa dan kelurahan yang ada di kecamatan Pomalaa dengan harapan, forum ini menghasilkan kesepakatan dan kesepahaman untuk dijadikan rencana pengembangan masyarakat di kecamatan Pomalaa,” kata Dito Yulianto saat membuka Musrenpom tahun 2022.

Selain itu, dia juga menyinggung tentang hasil survey potensi kebencanaan yang dilakukan oleh FISIP UNS Kolaka di kecamatan Pomalaa. Kata dia, survey tersebut menemukan bahwa potensi banjir menjadi ancaman terbesar bagi wilayah ini.

Dia berharap akan ada forum atau wadah untuk mencari solusi memitigasi resiko bencana tersebut. Dia juga berharap forum ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat di kecamatan Pomalaa.

Sementara itu, Camat Pomalaa Mirdan Athar mengemukakan bahwa Musrenpom merupakan forum untuk merencanakan pembangunan desa dan kelurahan di kecamatan Pomalaa yang akan menggunakan anggaran CSR PT ANTAM Tbk UBPN Sultra. Dimana program-program tersebut tidak terakomodir dalam anggaran APBDes ataupun APBD Kabupaten.

“Beberapa kegiatan dilakukan secara bertahap, seperti pembangunan masjid desa Sopura yang menggunakan anggaran Musrenpom selama tiga tahun berturut-turut,” jelas Mirdan Athar.

Terkait hasil survey FISIP UNS tentang potensi kebencanaan, Mirdan Athar tidak menampik hal itu. Sebab, secara geografis, kecamatan Pomalaa rawan bencana banjir akibat topografinya terdiri dari pegunungan landai. Terlebih lagi, sejumlah perbukitan tersebut kini telah gundul akibat aktivitas pertambangan.

“Beberapa tahun lalu, desa Pesouha dan Huko-huko sempat dilanda bencana banjir. Termasuk desa Tambea yang merendam rumah warga hingga areal budidaya teripang masyarakat.  Kita berharap hasil kajian tersebut dapat ditindaklanjuti dengan mencari solusi penyelesaiannya,” kata Mirdan Athar.

Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kolaka, Sri Raodah Buna

Pomalaa merupakan kecamatan yang spesifik, karena terdapat potensi sumber daya alam mineral yang kini telah diolah oleh perusahaan pertambangan, termasuk ANTAM.

Menurutnya, Musrenpom menjadi bagian terpenting bagi Pemda Kolaka dalam mengentaskan program-program pembangunan. Sebab, dari Rp1,3 triliun APBD tahun ini belum mampu mengakomodir semua usulan program pembangunan dari berbagai desa dan kelurahan.

“Belum lagi alokasi belanja operasional pegawai mencapai 50 persen dari APBD, sehingga anggaran untuk pembangunan tinggal 50 persen saja,” katanya.

Dengan kondisi ini, kata dia, maka Musrenpom tentu saja banyak membantu pemerintah daerah, karena sebagian besar usulan program masyarakat yang tidak terakomodir dalam APBD, kini dapat diakomodir melalui anggaran Musrenpom yang dibiayai menggunakan anggaran CSR ANTAM. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis