Menu ✖

Mode Gelap
Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

Berita Terkini

Saluran Pembuangan di Gedung Baru RSBG Kolaka Mulai Bermasalah

badge-check


 Saluran Pembuangan di Gedung Baru RSBG Kolaka Mulai Bermasalah Perbesar

SIBERKITA.COM,KOLAKA– Baru satu bulan beroperasi penuh di gedung baru, manajemen Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka mulai menghadapi masalah klasik berkaitan dengan sanitasi.

Untuk diketahui, sejak 3 hari terakhir manajemen rumah disibukkan dengan tersumbatnya saluran pembuangan menuju septic tank yang diduga berasal dari saluran air di kamar perawatan maupun toilet khusus pengunjung.

Petugas cleaning service bekerja keras untuk mengatasi terjadinya penyumbatan, dengan membongkar beberapa pipa menuju septic tank atau terpaksa menutup sementara beberapa toilet yang macet.

Rumah Sakit Benyamin Guluh

“Ini masalah kita sekarang, ada beberapa saluran pembuangan yang tersumbat. Kita terpaksa bongkar pipa yang menuju saptic tank,” ungkap Direktur RSBG dr Muhammad Rafi, Selasa (29/3/2020) lalu.

Penyumbatan pada beberapa pipa instalasi cair kata Rafi, diduga diakibatkan material padat yang masuk ke toilet maupun saluran pembuangan lain oleh pengunjung atau keluarga pasien.

“Kita duga ini akibat kesadaran kebersihan keluarga pasien yang rendah. Padahal semua kamar sudah disiapkan tong sampah,” ujarnya.

Diakui Rafi, penyumbatan pada saluran air buang merupakan masalah lama yang terus berulang sejak operasional di rumah sakit lama di Jalan Pahlawan.

Ketika itu, berbagai upaya persuasif sampai peringatan keras kepada pengunjung dan keluarga pasien telah ditempuh oleh manajemen rumah sakit, namun hal yang sama terus berulang.

Karena itu kata Rafi, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan menerapkan peraturan lebih tegas, utamanya yang berkaitan dengan potensi gangguan ketertiban dan masalah limbah.

“Rumah sakit merupakan wajahnya daerah kita. Kalau kotor apalagi kumuh maka itu menjadi citra tidak bagus untuk Kolaka. Lagi pula ini berkaitan langsung dengan biaya pemeliharaan rumah sakit. Semakin banyak saluran tersumbat atau banyak sampah maka semakin besar pula anggaran yang akan kita keluarkan,” jelasnya.

Selain akan menerapkan aturan lebih ketat, Rafi tetap berharap masyarakat yang berkepentingan dengan pelayanan rumah sakit RSBG memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kebersihan.(eat)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM

6 November 2026 - 17:50 WITA

Kuasa Hukum PT Golden Anugerah Nusantara (GAN), Kadir Ndoasa

Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa

6 November 2026 - 10:42 WITA

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kontribusi PNBP

4 November 2026 - 18:51 WITA

Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa

4 November 2026 - 18:37 WITA

Trending di Headline