Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Saluran Pembuangan di Gedung Baru RSBG Kolaka Mulai Bermasalah

badge-check


 Saluran Pembuangan di Gedung Baru RSBG Kolaka Mulai Bermasalah Perbesar

SIBERKITA.COM,KOLAKA– Baru satu bulan beroperasi penuh di gedung baru, manajemen Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka mulai menghadapi masalah klasik berkaitan dengan sanitasi.

Untuk diketahui, sejak 3 hari terakhir manajemen rumah disibukkan dengan tersumbatnya saluran pembuangan menuju septic tank yang diduga berasal dari saluran air di kamar perawatan maupun toilet khusus pengunjung.

Petugas cleaning service bekerja keras untuk mengatasi terjadinya penyumbatan, dengan membongkar beberapa pipa menuju septic tank atau terpaksa menutup sementara beberapa toilet yang macet.

Rumah Sakit Benyamin Guluh

“Ini masalah kita sekarang, ada beberapa saluran pembuangan yang tersumbat. Kita terpaksa bongkar pipa yang menuju saptic tank,” ungkap Direktur RSBG dr Muhammad Rafi, Selasa (29/3/2020) lalu.

Penyumbatan pada beberapa pipa instalasi cair kata Rafi, diduga diakibatkan material padat yang masuk ke toilet maupun saluran pembuangan lain oleh pengunjung atau keluarga pasien.

“Kita duga ini akibat kesadaran kebersihan keluarga pasien yang rendah. Padahal semua kamar sudah disiapkan tong sampah,” ujarnya.

Diakui Rafi, penyumbatan pada saluran air buang merupakan masalah lama yang terus berulang sejak operasional di rumah sakit lama di Jalan Pahlawan.

Ketika itu, berbagai upaya persuasif sampai peringatan keras kepada pengunjung dan keluarga pasien telah ditempuh oleh manajemen rumah sakit, namun hal yang sama terus berulang.

Karena itu kata Rafi, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan menerapkan peraturan lebih tegas, utamanya yang berkaitan dengan potensi gangguan ketertiban dan masalah limbah.

“Rumah sakit merupakan wajahnya daerah kita. Kalau kotor apalagi kumuh maka itu menjadi citra tidak bagus untuk Kolaka. Lagi pula ini berkaitan langsung dengan biaya pemeliharaan rumah sakit. Semakin banyak saluran tersumbat atau banyak sampah maka semakin besar pula anggaran yang akan kita keluarkan,” jelasnya.

Selain akan menerapkan aturan lebih ketat, Rafi tetap berharap masyarakat yang berkepentingan dengan pelayanan rumah sakit RSBG memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kebersihan.(eat)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka