Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Pasar Raya Mekongga di Kolaka Semakin Kumuh dan Semrawut

badge-check


 Pasar Raya Mekongga di Kolaka Semakin Kumuh dan Semrawut Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Kondisi Pasar Raya Mekongga di kelurahan Lamokato, kecamatan Kolaka semakin kumuh dan semrawut. Kekumuhan tersebut sangat jelas terlihat dari jalan di sisi barat pasar tradisional terbesar di kabupaten Kolaka itu.

Citra Kolaka sebagai peraih piala adipura selama 7 tahun berturut-turut menjadi “rusak’ akibat kesemrawutan sarana publik tersebut.

Puluhan terpal dan kerangka kayu yang dirakit seadanya untuk dijadikan  tempat berteduh oleh para pedagang, semakin diperparah dengan banyaknya sampah yang meluber hingga ke luar area pasar, dan terkesan dibiarkan tanpa penanganan berarti.

Ironisnya, kekumuhan dan kesemrawutan tersebut menjadi pemandangan tidak sedap bagi tamu yang menginap di Sutan Raja, satu-satunya hotel berbintang di kota Kolaka.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kolaka Arifin Jamal tidak menampik anggapan bahwa kondisi pasar yang berhadapan langsung dengan hotel berbintang itu telah “merusak” citra Kolaka sebagai peraih piala adipura.

“Iya, seperti itu memang. Kumuh sekali, apalagi semua orang dari luar Kolaka melihat langsung itu. Faktanya memang seperti itu,” kata Arifin Jamal yang ditemui di Eks Rumah Sakit Benyamin Guluh, pekan lalu.

Menurut Arifin Jamal, kondisi kumuh dan semrawut itu mulai terlihat sejak 2 tahun terakhir akibat relokasi sementara pedagang dari lokasi sebelumnya.

“Itu pedagang dari lokasi lain, tapi sebenarnya hanya sementara,” jelasnya.

Diungkapkan mantan Kabag Pemerintah Umum itu, kesemrawutan di pasar raya Mekongga tersebut juga menjadi perhatian serius bupati.

“Itu menjadi perhatian serius pak bupati. Karena beliau memang selalu lewat disitu. Pak bupati sudah lihat langsung kondisi pasar. Makanya penanganannya akan dilakukan, tapi memang ada hal lain yang lebih dulu dituntaskan,” tambahnya.

Dikatakan Arifin Jamal, pasar raya Mekongga nantinya akan ditangani secara khusus dengan menjadikannya pasar modern yang perencanaannya sudah ada sejak beberapa tahun lalu.

“Nantinya pasar itu akan akan dirombak untuk dijadikan pasar modern. Sudah ada perencananya, hanya saja untuk jangka pendek ini ada beberapa program yang lebih dulu menjadi prioritas,”

“Saat ini kita masih fokus pada kelanjutan rumah sakit SMS Berjaya, ring road Selatan, pengembangan Bandara, ada juga program prioritas lain. Itu akan digenjot sebelum periode jabatan bupati berakhir,” pungkasnya.(eat)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka