Menu

Mode Gelap
Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

Bisnis

ANTAM Latih UMKM Pomalaa, Produk Kain Mantik dan Rajut Disiapkan Masuk Pasar Regional

badge-check


 ANTAM Latih UMKM Pomalaa, Produk Kain Mantik dan Rajut Disiapkan Masuk Pasar Regional Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA  – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel Kolaka memperkuat daya saing pelaku usaha lokal dengan menyiapkan produk kerajinan masyarakat Pomalaa untuk menembus pasar yang lebih luas, termasuk melalui pameran di Makassar.

Upaya tersebut diawali melalui pelatihan pengembangan produk Kain Mantik dan Tali Rajut yang diikuti sekitar 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aula Gedung Huko-Huko, Kompleks PT ANTAM Pomalaa, Senin (15/6/2026).

Program yang merupakan kolaborasi ANTAM dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka itu tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga mendorong lahirnya produk-produk bernilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar.

Peserta dibekali berbagai materi, mulai dari teknik pewarnaan alami, pengembangan motif Kain Mantik, hingga keterampilan membuat beragam produk berbahan tali rajut. Hasil kerajinan tersebut diarahkan menjadi produk siap jual seperti tas, dompet, dan aksesori yang memiliki peluang pasar lebih luas.

Sebagai bagian dari penguatan usaha, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai pengembangan produk dan strategi pemasaran, termasuk pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan konsumen.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka, Agus Pamus, menilai pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

“Pengembangan keterampilan seperti ini sangat penting agar masyarakat mampu menciptakan produk unggulan daerah yang dapat bersaing,” katanya.

Sementara itu, Region CSR & External Relations Sub Division Head PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, mengatakan penguatan kapasitas UMKM merupakan salah satu fokus perusahaan dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Menurutnya, pelaku usaha lokal memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung dengan peningkatan keterampilan, inovasi produk, dan akses pasar yang memadai.

“UMKM memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung dengan peningkatan keterampilan, inovasi produk, serta akses pemasaran,” ujar Rusdan.

Pelatihan yang berlangsung selama sekitar tiga pekan itu diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif khas Pomalaa yang tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas kerajinan daerah.

Sebagai tindak lanjut, karya para peserta direncanakan akan dipromosikan melalui pameran di Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperkenalkan produk UMKM binaan ke pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, serta jajaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Produksi Pulih, Laba PT Vale Melonjak; Hilirisasi Nikel Masuk Fase Penentu

30 Juli 2026 - 11:08 WITA

Pekan Raya ANTAM Jadi Etalase UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal Kolaka

29 Juli 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

27 Juli 2026 - 11:08 WITA

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:03 WITA

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 22:30 WITA

Trending di Bisnis