Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Bisnis

Tak Sekadar Silaturahmi, PWI Kolaka dan ANTAM Bahas Program Strategis

badge-check


 Tak Sekadar Silaturahmi, PWI Kolaka dan ANTAM Bahas Program Strategis Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kolaka melakukan kunjungan silaturahmi ke PT Antam Tbk UBP Nikel Kolaka, Jumat (5/6). Pertemuan yang berlangsung dengan suasana hangat ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan juga ruang untuk membangun kerja sama dalam meningkatkan kualitas informasi publik dan pengembangan sumber daya manusia di daerah.

Kunjungan PWI Kabupaten Kolaka dipimpin langsung Ketua PWI Kolaka, Abdul Saban, didampingi sejumlah pengurus. Rombongan diterima oleh Kolaka Region CSR & External Relations Sub Division Head PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, bersama CSR & ER Bureau Head PT Antam Tbk UBP Nikel Kolaka, Bambang Tri Ariwibowo.

Abdul Saban pada pertemuan tersebut mengungkapkan tentang maraknya informasi digital yang sering disertai penyebaran berita palsu dan informasi tidak benar (hoaks), untuk itu upaya meningkatkan pemahaman media masyarakat menjadi tantangan yang sangat mendesak. Tidak hanya di kota-kota besar, kebutuhan ini juga dirasakan hingga ke tingkat desa, tempat informasi publik menjadi dasar penting bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Pemahaman media sangat penting agar masyarakat, termasuk aparat desa, mampu memahami cara kerja media dan dapat menyikapi informasi dengan bijak. Karena itu, kami berencana melaksanakan program pemahaman media di desa” ujarnya.

Menurut dia, desa merupakan garda terdepan pelayanan publik yang kini juga dihadapkan pada tantangan komunikasi digital. Aparat desa tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, tetapi juga harus dapat mengelola informasi secara akurat dan bertanggung jawab.

Fenomena banyaknya informasi yang terjadi saat ini telah mengubah pola komunikasi masyarakat. Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh lembaga media, tetapi juga oleh individu melalui berbagai platform digital. Dalam situasi seperti itu, kemampuan masyarakat untuk membedakan fakta dan opini menjadi semakin penting.

Karena itu, penguatan pemahaman media dipandang sebagai investasi sosial yang memiliki dampak jangka panjang. Tidak hanya mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan, tetapi juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Selain pemahaman media, peningkatan kualitas jurnalisme juga menjadi perhatian. PWI Kolaka berencana mendorong lebih banyak wartawan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas produk jurnalistik di daerah.

Dalam ekosistem informasi yang semakin terbuka, wartawan tidak hanya dituntut cepat menyampaikan informasi, tetapi juga mampu menjaga akurasi, verifikasi, dan etika jurnalistik. Kepercayaan masyarakat terhadap media sangat bergantung pada kualitas kerja jurnalistik yang dihasilkan.

Sementara itu, Kolaka Region CSR & External Relations Sub Division Head PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas wartawan dan penguatan pemahaman masyarakat merupakan bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Program-program yang disampaikan sangat positif untuk kemajuan desa dan peningkatan kualitas wartawan. Kami akan berkoordinasi lebih lanjut agar rencana tersebut dapat didukung,” ujarnya.

Dukungan terhadap penguatan kapasitas insan pers dinilai relevan dengan kebutuhan daerah yang tengah berkembang. Pers yang profesional tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra kritis dalam mengawal pembangunan serta menjembatani komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga membahas rencana penyelenggaraan lomba jurnalistik oleh PT ANTAM UBP Nikel Kolaka yang terbuka bagi wartawan maupun masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi lahirnya karya-karya jurnalistik yang mampu mengangkat berbagai potensi, tantangan, dan dinamika pembangunan daerah.

Di berbagai daerah, kerja sama antara organisasi profesi, pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor usaha semakin dipandang penting dalam membangun masyarakat yang adaptif terhadap perubahan zaman. Tantangan informasi tidak lagi dapat dihadapi oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja bersama berbagai pemangku kepentingan.

Di Kabupaten Kolaka, semangat tersebut mulai menemukan bentuknya. Melalui kerja sama antara PWI dan ANTAM, penguatan pemahaman media hingga ke desa-desa serta peningkatan kemampuan wartawan diharapkan tidak hanya menghasilkan informasi yang lebih berkualitas, tetapi juga melahirkan masyarakat yang semakin kritis, cerdas, dan mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Pada akhirnya, di tengah banyaknya informasi yang terus mengalir tanpa henti, kualitas informasi publik menjadi salah satu fondasi penting pembangunan. Dari ruang redaksi hingga balai desa, dari wartawan hingga masyarakat, upaya membangun budaya informasi yang sehat menjadi pekerjaan bersama yang menentukan kualitas demokrasi dan masa depan daerah.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Terpadu PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS

18 September 2026 - 15:26 WITA

Beasiswa Mota’u, Investasi PT Vale bagi Talenta Muda Morowali

17 September 2026 - 14:43 WITA

Ketika Ketahanan Energi Bergantung pada Kelestarian Air

16 September 2026 - 16:07 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026, Program Pangan dan Kemaritiman jadi Sumber Kemandirian masyarakat 

15 September 2026 - 16:43 WITA

ANTAM Dorong Tambea Kembali Jadi Sentra Teripang, Panen Kedua Capai 12 Ribu Ekor

15 September 2026 - 13:17 WITA

Trending di Bisnis