Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Bisnis

Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan

badge-check


 Perkuat Intervensi Penurunan Stunting di Kolaka, PT Vale Indonesia Dukung Stranas Stunting dan SDGs Kesehatan Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA — Sebagai bagian dari MIND ID dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Program ini telah menunjukkan dampak nyata, antara lain menjangkau sekitar 5.000 keluarga berisiko stunting sejak 2024 melalui pemberian paket sembako dan nutrisi tambahan secara berkelanjutan, yang terbukti membantu pemenuhan gizi dasar masyarakat. Atas intervensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kolaka menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Vale Indonesia atas peran aktifnya dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di daerah. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan program penguatan intervensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kolaka ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kolaka sebagai bentuk sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP&KB) Kabupaten Kolaka serta pemangku kepentingan terkait, sebagai bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.

Stunting sebagai Prioritas Strategis Pembangunan

Bagi PT Vale, pencegahan dan penanganan stunting bukan sekadar program sosial, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas generasi masa depan sekaligus daya saing daerah. Dalam keterangannya, Manager External Relations PT Vale Indonesia Tbk Blok Pomalaa Hasmir menyampaikan: “Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai operasional yang bertanggung jawab, tetapi juga kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing.”

Sejalan dengan Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting (Stranas Stunting), program ini dirancang dengan mengintegrasikan dua pendekatan utama, yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif. Intervensi gizi spesifik difokuskan pada kelompok paling rentan, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, melalui upaya yang secara langsung mempengaruhi status gizi dan kesehatan. Sementara itu, intervensi gizi sensitif diarahkan pada penguatan sistem dan lingkungan pendukung, sehingga tercipta ekosistem yang kondusif bagi tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam implementasinya, PT Vale mendorong berbagai kegiatan yang terintegrasi, mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT) untuk meningkatkan asupan gizi, edukasi gizi dasar bagi keluarga untuk memperkuat pemahaman dan praktik sehari-hari, hingga penguatan pemantauan tumbuh kembang anak guna memastikan intervensi yang tepat dan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan bahwa upaya penurunan stunting tidak hanya bersifat intervensi jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.

Upaya ini sekaligus berkontribusi langsung terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya ‘Tujuan 2: Tanpa Kelaparan’, yang menargetkan penghapusan segala bentuk malnutrisi, termasuk stunting pada anak.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Seluruh perencanaan dan pelaksanaan program dilakukan secara selaras dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kolaka, serta dilaksanakan bersama PP&KB sebagai instansi teknis, guna memastikan pendekatan yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan lokal, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Kolaka menilai keterlibatan PT Vale sebagai contoh praktik kolaborasi yang efektif antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Dari Kolaka untuk Generasi Masa Depan

Melalui inisiatif ini, PT Vale menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan manusia yang berkelanjutan, sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Penguatan intervensi penurunan stunting di Kabupaten Kolaka merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perseroan dalam menghadirkan dampak sosial yang nyata dan terukur.

Dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, PT Vale meyakini bahwa pembangunan inklusif hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat.

Upaya ini tidak hanya berkontribusi pada kesehatan generasi saat ini, tetapi juga membangun fondasi bagi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Promosi Kesehatan di Desa Puubenua, Aksi Nyata PT Vale Perkuat Peran Puskesmas Baula Tekan Ancaman DBD

18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale, Dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional

11 Juni 2026 - 19:12 WITA

PT Vale Raih Dua Penghargaan HR Asia, Tegaskan Budaya Kerja Berpusat pada Manusia

8 Juni 2026 - 15:23 WITA

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali

7 Juni 2026 - 20:35 WITA

Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi

2 Juni 2026 - 15:23 WITA

Trending di Bisnis