SIBERKITA.ID, KOLAKA — Dinamika pemilihan Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka periode 2026–2030 kian menghangat. Dosen senior USN Kolaka, Dr Kadaruddin, M.Pd, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor dengan menyerahkan dokumen pendaftaran ke panitia, Kamis (9/4/2026).
Mengenakan batik dan berjalan mantap, Ketua Komite Integritas Akademik (KIA) USN Kolaka itu hadir di sekretariat panitia pemilihan rektor. Kehadirannya menandai keseriusan untuk membawa arah baru bagi kampus berjuluk “merah marun” tersebut.
“Berawal dari niat untuk membesarkan USN Kolaka, serta kegelisahan terhadap kondisi kampus saat ini, saya menyatakan siap maju menjadi calon rektor,” ujar Kadaruddin usai mendaftarkan diri.
Mantan Wakil Rektor USN Kolaka itu mengusung gagasan “Kampus KOMPAK”, akronim dari Kompetitif, Produktif, Adil, dan berKarakter. Menurut dia, visi tersebut menjadi kunci untuk mempercepat transformasi USN menuju perguruan tinggi unggul yang mampu bersaing di tingkat kawasan ASEAN.
Pengalaman pengabdian selama 26 tahun di USN Kolaka, kata Kadaruddin, memberinya pemahaman mendalam mengenai dinamika internal kampus. Sebagai dosen bahasa Inggris, ia mengaku telah melalui berbagai fase perkembangan institusi, sekaligus menangkap kebutuhan mendesak yang harus segera dijawab.
“Dengan ikhtiar dan doa, insya Allah apa yang dicita-citakan dapat terwujud,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Rektor USN Kolaka, Irajuana Haidar, mengapresiasi dimulainya proses pendaftaran dari kalangan akademisi. Menurut dia, hal tersebut menunjukkan mekanisme demokrasi di lingkungan kampus berjalan sesuai jadwal.
“Kami menyambut baik pendaftaran ini sebagai wujud partisipasi aktif sivitas akademika. Panitia berkomitmen menjaga integritas proses, memastikan setiap tahapan berlangsung transparan, objektif, dan akuntabel sesuai regulasi,” ujar Irajuana.
Panitia, lanjut Irajuana, masih membuka kesempatan bagi dosen yang memenuhi syarat untuk mendaftar hingga batas akhir pada 10 April mendatang. Kehadiran sedikitnya empat kandidat diharapkan dapat mendorong proses seleksi di tingkat Senat Universitas berlangsung lebih kompetitif dan komprehensif.
Dengan mulai bergulirnya pendaftaran, kontestasi menuju kursi rektor USN Kolaka diperkirakan akan semakin dinamis, seiring munculnya berbagai gagasan dan visi untuk masa depan kampus.(*)





























