Menu

Mode Gelap
MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial Pendapatan Daerah Diproyeksi Rp1,4 Triliun, APBD Kolaka 2027 Disiapkan Jadi Motor Investasi dan Layanan Publik RSBG Dituntut Mandiri, Bupati Kolaka Prioritaskan Pembenahan Layanan dan Tata Kelola PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers Ruang Bersama Indonesia di Tikonu: Ketika Desa Menemukan Cara Baru Memberdayakan Perempuan Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional

Bisnis

PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Sepakati Penyelesaian Lahan Old Camp Sorowako

badge-check


 PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Sepakati Penyelesaian Lahan Old Camp Sorowako Perbesar

SIBERKITA.ID, MALILI — PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menandatangani kesepakatan penyelesaian lahan Old Camp di Sorowako. Langkah ini ditempuh untuk memastikan proses yang transparan, tertib, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat setempat.

Penandatanganan berlangsung di Kantor Camat Nuha, Kamis (12/3), dan dihadiri Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya penataan kawasan yang selama ini memiliki nilai historis bagi perusahaan maupun masyarakat.

Lahan seluas 23,1 hektare di kawasan Old Camp Sorowako direncanakan akan didistribusikan kepada 886 calon penerima. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyelesaikan kewajiban historis sekaligus mendorong pengelolaan wilayah yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Head of External Relations Sorowako and Outer Area PT Vale, Yusri Yunus, menjelaskan bahwa penyelesaian lahan tersebut merupakan hasil dialog dan koordinasi intensif antara perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Bagi masyarakat, lahan bukan sekadar aset, tetapi juga ruang kehidupan dan harapan masa depan keluarga. Oleh karena itu, penyelesaian ini dilakukan secara kolaboratif agar berjalan transparan, tertib, dan memberikan kepastian yang adil,” ujar Yusri dalam keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Jumat.

Selain mendistribusikan lahan, PT Vale juga akan mendukung penataan kawasan serta pembangunan akses jalan sesuai arahan pemerintah daerah. Upaya ini diharapkan mampu mendorong kawasan Old Camp Sorowako berkembang menjadi ruang yang lebih tertata dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Menurut Yusri, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat mencerminkan pendekatan konstruktif dalam membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan. “Kolaborasi ini memastikan setiap proses pembangunan berjalan sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik serta keberlanjutan sosial,” katanya.

Sebagai salah satu perusahaan pertambangan nikel di Indonesia, PT Vale menilai kemitraan dengan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan operasional sekaligus mendukung pembangunan wilayah.

Sejalan dengan semangat tersebut, PT Vale juga mendukung rangkaian kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur selama bulan Ramadan di sejumlah kecamatan, antara lain Nuha, Wotu, Wasuponda, Malili, dan Towuti. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

5 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Produksi Pulih, Laba PT Vale Melonjak; Hilirisasi Nikel Masuk Fase Penentu

30 Juli 2026 - 11:08 WITA

Pekan Raya ANTAM Jadi Etalase UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal Kolaka

29 Juli 2026 - 18:22 WITA

Wujudkan Semangat Tangguh dan Bertanggung Jawab, PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel

27 Juli 2026 - 11:08 WITA

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:03 WITA

Trending di Bisnis