Menu

Mode Gelap
Mencapai Puncak Akademik: Jejak Nur Ihsan Sebagai Guru Besar Pertama yang Lahir dari Rahim USN Kolaka “Kini Saya Lebih Tenang”: Harapan Ibu Hamil di Baula Mendapat Layanan Dokter Spesialis Langkah Nyata PT Vale Atasi Stunting, Hadirkan Layanan Dokter Spesialis di Puskesmas Pomalaa Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

Kampus

Perkuat Iklim Demokrasi Kampus, USN Kolaka Gelar PEMIRA

badge-check


 Perkuat Iklim Demokrasi Kampus, USN Kolaka Gelar PEMIRA Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKAUniversitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) di Auditorium kampus, Selasa (10/2/2026), sebagai upaya untuk  memperkuat iklim demokrasi internal akademika.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Qammaddin saat membuka kegiatan itu, memberikan pengarahan teknis penyelenggaraan PEMIRA kepada mahasiswa perwakilan masing-masing fakultas berdasarkan SK Rektor sebagai Komisi Pemilihan Umum Raya (KPURM) dan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (PAWASRA).

Dalam sambutannya, WR III menegaskan PEMIRA merupakan instrumen strategis dalam membangun budaya demokrasi mahasiswa yang sehat, jujur, dan adil di lingkungan perguruan tinggi.

Pentingnya pelaksanaan PEMIRA yang tertib, transparan, dan aberlandaskan regulasi kata Qammaddin, agar ke depan tidak lagi terdapat celah atau kelemahan dalam proses pemilihan umum mahasiswa.

”PEMIRA adalah ruang pembelajaran demokrasi bagi mahasiswa. Alhamdulillah, mahasiswa USN Kolaka sudah mampu melaksanakan proses ini dengan baik. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita berorganisasi dan mengelola penyelenggaraan pemilihan secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan,pemilihan umum mahasiswa bukan hanya dilakukan di USN Kolaka, tetapi juga menjadi praktik umum di berbagai perguruan tinggi lainnya,oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini secara serius agar mampu memahami dan melaksanakan pemilihan sesuai dengan ketentuan, prinsip demokrasi, serta nilai-nilai akademik yang berlaku.

Dalam materi pengarahan teknis, WR III memaparkan prinsip-prinsip dasar PEMIRA, peran dan tanggung jawab penyelenggara, mekanisme pengawasan, serta pentingnya menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL).

Dia juga menekankan bahwa keberhasilan PEMIRA tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi terutama dari proses yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Kegiatan pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian tahapan PEMIRA USN Kolaka. Dengan pengarahan teknis yang komprehensif, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan perannya secara optimal, sehingga PEMIRA menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang bermartabat dan berkelanjutan bagi mahasiswa.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mencapai Puncak Akademik: Jejak Nur Ihsan Sebagai Guru Besar Pertama yang Lahir dari Rahim USN Kolaka

2 April 2026 - 16:44 WITA

Rektor USN Kolaka, Prof. Dr. Nur Ihsan HL

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi USN Kolaka Raih Prestasi pada Ajang CODETI-HACKEAST 2025

25 Februari 2026 - 03:04 WITA

Sosialisasi & Rekrutmen Program Beasiswa S2 Northeastern University

18 Februari 2026 - 16:05 WITA

Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect

13 Februari 2026 - 16:50 WITA

Trending di Headline