Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Kolaka

Hasil Verfak Tahap 1 KPU Kolaka, Wahyudin Alie dan Sugiarto Tidak Memenuhi Syarat

badge-check


 Hasil Verfak Tahap 1 KPU Kolaka, Wahyudin Alie dan Sugiarto Tidak Memenuhi Syarat Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka menyatakan, hasil Verifikasi Faktual (Verfak) tahap satu, pasangan bakal calon perseorangan bupati dan wakil bupati Kolaka, Wahyudin Alie dan Sugiarto Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Hal ini disampaikan Ketua KPU Kolaka, Abdul Rahman saat menyampaikan hasil pleno Verifikasi Faktual tahap satu dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Kolaka di salah satu hotel di Kolaka, Rabu (10/7/2024).

Abdul Rahman mengatakan, proses Verifikasi Faktual terhadap dokumen syarat dukungan untuk pasangan calon perseorangan bupati dan wakil bupati Kolaka telah berlangsung pada 21 Juni sampai 4 Juli 2024.

“Dari 17.031 batas minimal syarat dukungan, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Wahyudin Alie dan Sugiarto hanya mengumpulkan 10.514 dokumen syarat dukungan. Dengan demikian, maka hasil Verifikasi Faktual tahap satu untuk bakal calon ini kami nyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” ujar Abdul Rahman saat membacakan keputusan hasil sidang pleno tersebut.

Diketahui, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Wahyudin Alie – Sugiarto berhasil mengumpulkan 17.506 dokumen syarat dukungan yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Kolaka. Dari jumlah itu, KPU menemukan 6.992 dokumen tersebut Tidak Memenuhi Syarat.

Sementara itu, Komisioner KPU Kolaka Israwati mengungkapkan, status TMS terhadap Wahyudin Alie – Sugiarto disebabkan beberapa alasan. Misalnya, saat mengkonfirmasi dukungan ada yang menyampaikan tidak mengenal figurnya, ada pendukung yang meninggal dunia sebelum tanggal penyerahan dokumen syarat dukungan pasangan calon perseorangan bupati dan wakil bupati.

Israwati menambahkan, pasangan bakal calon Wahyudin Alie dan Sugiarto diberi waktu untuk memperbaiki dokumen syarat dukungan yang TMS tersebut mulai tanggal 13 – 17 Juli 2024. Setelah itu, akan diverifikasi kembali di tahap dua oleh KPU Kolaka.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Husmaluddin Pimpin KONI Kolaka, Bidik Kebangkitan Olahraga Daerah

7 Mei 2026 - 13:42 WITA

Polres Kolaka Bongkar Jejak Peredaran Sabu di Dawi-dawi, Seorang Mahasiswa Diamankan

3 Mei 2026 - 21:43 WITA

Trending di Headline