SIBERKITA.ID, KOLAKA – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kolaka dengan tema “Pembelajaran Fisika melalui Eksperimen Berbasis Mikrokontroler”.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah melalui penerapan teknologi modern mikrokontroler yang sederhana, murah, dan aplikatif.
Ketua Tim PKM USN Kolaka, Surya Ningsih, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan pembelajaran STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) di sekolah-sekolah mitra.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap peningkatan kompetensi guru dan peserta didik di bidang sains dan teknologi, khususnya dalam hal penerapan praktikum fisika berbasis digital. Selama ini, kegiatan praktikum di MAN 1 Kolaka masih belum optimal karena keterbatasan alat dan sarana laboratorium.
Pada prosesnya, tim PKM USN Kolaka memperkenalkan penggunaan mikrokontroler Arduino sebagai alat bantu eksperimen yang dapat digunakan untuk mengukur besaran fisika seperti suhu, intensitas cahaya, kecepatan, dan waktu secara digital.
Dalam pelaksanaannya, guru dan siswa MAN 1 Kolaka mendapatkan pelatihan langsung tentang cara merangkai sensor, memprogram mikrokontroler, serta mengolah data hasil eksperimen menjadi grafik dan analisis yang relevan dengan teori fisika.

Selain itu, peserta juga diajak untuk mengembangkan alat sederhana yang dapat mendukung pembelajaran kontekstual dan kreatif, sesuai dengan semangat Merdeka Belajar dan penguatan literasi digital di sekolah.
“Kami ingin membangun budaya eksperimen dan kreativitas dalam pembelajaran fisika, agar siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi juga mampu berpikir ilmiah dan inovatif,” katanya, Jumat (7/11) 2025).
Kegiatan PKM ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui pendampingan dan pengembangan alat-alat eksperimen sederhana berbasis mikrokontroler lainnya. Dengan demikian, guru dan siswa dapat terus berinovasi dalam pembelajaran fisika dan menjadikannya lebih menarik, relevan, dan selaras dengan perkembangan teknologi abad ke-21.
Dia menyampaikan terima kasih atas dukungan dana dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, LPPM USN Kolaka.
“Kami berterimakasih juga kepada Universitas Sembilanbelas November Kolakayang telah mendukung Program PKM 2025,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kolaka Drs. H. Abdul Rahim, M.Pd menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru bagi guru dan siswa dalam memahami konsep fisika secara lebih nyata dan menarik.
“Selama ini siswa belajar fisika lebih banyak secara teori. Dengan bantuan mikrokontroler, mereka bisa melihat langsung bagaimana konsep-konsep itu bekerja dalam kehidupan nyata,” ujarnya.(*)





























