Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Headline

PWI Sultra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Puuwatu

badge-check


 PWI Sultra Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Puuwatu Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KENDARI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan kepedulian terhadap korban kebakaran di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Sejak insiden tragis yang menghanguskan 52 rumah warga pada Jumat (14/2/2025), PWI Sultra bergerak menggalang donasi untuk meringankan beban para korban.

Donasi yang dikumpulkan pengurus dan anggota PWI Sultra diserahkan langsung di tempat kejadian kebakaran di pemukiman TPA Puuwatu, Minggu 16/2/2025).

Ketua PWI Sultra, Sarjono, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk solidaritas insan pers terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga hadir secara nyata untuk membantu mereka yang membutuhkan. Ini waktunya kita bergerak bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Sarjono.

Ia menambahkan bahwa donasi yang terkumpul akan segera disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok serta bantuan lain yang mendesak bagi para korban. PWI Sultra juga mengajak masyarakat luas, khususnya para jurnalis, untuk ikut serta dalam aksi kemanusiaan ini.

“Kami terus membuka donasi dan memastikan setiap bantuan disalurkan tepat sasaran. Harapannya, inisiatif ini bisa sedikit meringankan penderitaan warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Aksi Penggalangan Bantuan PWI Sultra, Dedi, mengungkapkan bahwa penggalangan donasi ini muncul secara spontan dalam rapat internal PWI setelah melihat dampak besar yang ditimbulkan kebakaran di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu.

“Ini aksi dadakan yang kami usulkan saat rapat PWI. Kami merasa perlu segera bertindak mengingat banyak warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini,” kata Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Kendari agar distribusi bantuan bisa lebih efektif dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Kendari melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendirikan tenda sebagai tempat perlindungan sementara bagi warga terdampak. Selain itu, fasilitas seperti mobil tangki, toilet umum, dan tandon air juga akan disiapkan untuk mendukung kebutuhan dapur umum.

Kepala Pelaksana BPBD Kendari, Fadlil Suparman, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi guna memastikan para korban mendapat bantuan yang memadai.

Dengan berbagai langkah yang telah diambil, baik dari pemerintah maupun masyarakat, diharapkan para korban kebakaran di Puuwatu dapat segera bangkit dan mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka

10 Maret 2026 - 01:42 WITA

Management PT Vale Indonesia bersama jajaran pemerintah daerah Kabupataen Kolaka memanen bersama padi di desa Puubunga, kecamatan Baula, Senin (9/3/2026)

Pomalaa di Persimpangan Bahaya: Ketika NAPZA dan HIV Mengintai Usia Produktif

4 Maret 2026 - 21:54 WITA

Trending di Bisnis