Menu ✖

Mode Gelap
Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

Berita Terkini

Tagih Dukungan Pemekaran Kolaka Selatan, HIPPMA-Kolsel Berunjukrasa di DPRD Kolaka

badge-check


 Tagih Dukungan Pemekaran Kolaka Selatan, HIPPMA-Kolsel Berunjukrasa di DPRD Kolaka Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Puluhan pelajar dan mahasiswa  dari Himpunan Pemuda Pelajar – Mahasiswa Indonesia Kolaka Selatan ( PP-HIPPMA Kolsel) menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kolaka, Rabu (2/2/2022).

Aksi yang dimotori Muhammad Taufik dan Apri Dirja hendak  menyuarakan aspirasi terkait wacana pemekaran kabupaten Kolaka Selatan dari kabupaten induk Kolaka.

Dalam orasinya, Taufik dan Apri kembali menyuarakan wacana pembentukan Kabupaten Kolsel yang telah lama digagas oleh beberapa tokoh masyarakat setempat.

Dalam orasinya, pengunjukrasa menilai Pemda maupun DPRD terkesan setengah hati memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sangat menginginkan hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kolsel.

Padahal menurut mereka, pada beberapa pertemuan dan aksi unjuk rasa sebelumnya para politisi di DPRD Kolaka telah memberi sinyal mendukung upaya pemekaran wilayah tersebut.

“Karena itu kami datang untuk mempertanyakan sampai sejauh mana progres rencana pemekaran Kolaka Selatan menjadi daerah otonomi baru,” kata Taufik dalam orasinya.

Lebih jauh dalam orasinya, Taufik maupun Apri menilai para tokoh yang dipercaya mengemban amanah masyarakat Kolsel tidak maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Karena itu, mereka pun meminta tim maupun forum bentukan sebelumnya dibubarkan lalu dibentuk kembali dengan melibatkan unsur pemuda, mahasiswa dan pelajar dari HIPPMA Kolsel.

Setelah berorasi selama beberapa menit di pelataran gedung DPRD, pengunjukrasa akhirnya diterima di ruangan komisi oleh salah satu anggota DPRD Kolaka Musdalim Zakir.

Dalam pertemuannya dengan pengunjukrasa, Musdalim menyambut baik Itikad HIPPMA Kolsel yang konsisten memperjuangkan aspirasi pemekaran wilayah Kolsel.

Karena itu, politisi Partai Gerindra itu memastikan aspirasi masyarakat yang diwakili oleh HIPPMA Kolsel akan dibahas dengan anggota DPRD lainnya, sekaligus dijadikan fokus perhatian di komisi I.

“Ini memang penting, pasti akan kita tindaklanjuti,” tegas Musdalim.

Usai mendengar penjelasan Musdalim, para pengunjukrasa membubarkan diri secara tertib, namun mereka berjanji akan kembali datang untuk menagih semua janji DPRD.

Untuk diketahui, wacana pemekaran wilayah Kolaka bagian selatan mulai digaungkan sejak 9 tahun terakhir.

Kolaka bagian selatan yang diwacanakan untuk dimekarkan menjadi DOB setidaknya terdiri dari 5 kecamatan. Lima kecamatan tersebut yakni Toari, Watubangga, Tanggetada, Polinggona, dan kecamatan Pomalaa.

Terkait wacana tersebut, secara tersirat Bupati Kolaka Ahmad Safei beberapa kali sempat  menyatakan dukungannya.

Beberapa politisi setempat bahkan menjadikan wacana pemekaran Kolsel sebagai “jualan” saat masa kampanye pemilihan calon anggota legislatif 2019 lalu. (eat)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM

6 November 2026 - 17:50 WITA

Kuasa Hukum PT Golden Anugerah Nusantara (GAN), Kadir Ndoasa

Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa

6 November 2026 - 10:42 WITA

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kontribusi PNBP

4 November 2026 - 18:51 WITA

Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa

4 November 2026 - 18:37 WITA

Trending di Headline