Menu

Mode Gelap
Dari Daerah Tambang, Wastra Binaan ANTAM UBPN Kolaka Menuju Panggung Nasional HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional Menjaga Disiplin Fiskal, Pemda Kolaka Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025 Menata Aset, Upaya Pemda Kolaka Menjaga Uang Rakyat Menjaga Peran Guru di Era AI, Riset Dosen USN Kolaka Dipresentasikan di Amsterdam Menjaga Iklim dari Sekolah, Kolaborasi PT Vale dan Pemda Kolaka Tanam Pohon di SMKN 9 Pomalaa

Kampus

Belajar dari Desa, Bupati Amri Mendorong Mahasiswa KKN USN Kolaka Jadi Penggerak Perubahan

badge-check


 Belajar dari Desa, Bupati Amri Mendorong Mahasiswa KKN USN Kolaka Jadi Penggerak Perubahan Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Ketika tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, desa tetap menjadi ruang belajar yang paling nyata bagi mahasiswa. Di sinilah teori diuji, kepedulian dipertemukan dengan kenyataan, dan ilmu pengetahuan ditantang untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Hal ini dikemukakanemangat Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si, saat melepas ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka yang akan menjalankan pengabdian di lima kabupaten di Sulawesi Tenggara, Senin (13/7/2026).

Momentum tersebut bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penegasan bahwa pembangunan daerah memerlukan sinergi yang erat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Amri mengingatkan bahwa keberhasilan KKN tidak diukur dari lamanya mahasiswa berada di desa, melainkan dari jejak manfaat yang mampu mereka tinggalkan. Mahasiswa diminta menjaga nama baik almamater, menjunjung etika, membangun komunikasi dengan pemerintah desa, sekaligus menghadirkan gagasan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Jadilah bagian dari solusi dengan menghadirkan inovasi dan karya nyata yang bermanfaat bagi daerah tempat saudara mengabdi. Saya berharap kehadiran mahasiswa mampu meninggalkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Amri.

Pesan ini mencerminkan perubahan paradigma Kuliah Kerja Nyata. Jika dahulu KKN identik dengan kegiatan seremonial di desa, kini program itu semakin diarahkan sebagai laboratorium sosial tempat mahasiswa belajar memahami persoalan riil masyarakat sekaligus menawarkan pendekatan penyelesaian yang berbasis ilmu pengetahuan.

Bagi pemerintah daerah, mahasiswa juga dipandang sebagai mitra strategis dalam memperkuat berbagai agenda pembangunan. Melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi di tingkat desa, kehadiran peserta KKN diharapkan mampu mempercepat berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Pengalaman itu sekaligus menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan profesionalisme calon lulusan perguruan tinggi.

Rektor Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Prof. Dr. H. Nur Ihsan HL, M.Hum., bersama jajaran sivitas akademika turut hadir dalam pelepasan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian masing-masing. Kehadiran pimpinan universitas menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Di tengah semakin besarnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi modal penting. Desa bukan lagi sekadar lokasi praktik mahasiswa, melainkan ruang lahirnya berbagai gagasan yang dapat memperkuat pembangunan dari akar rumput.

Karenanya, keberhasilan KKN pada akhirnya bukan hanya diukur dari jumlah program kerja yang terlaksana. Lebih dari itu, keberhasilan sesungguhnya adalah ketika masyarakat memperoleh manfaat nyata, mahasiswa pulang dengan pengalaman yang membentuk karakter, dan hubungan antara kampus dengan pemerintah daerah semakin kokoh dalam membangun Sulawesi Tenggara dari desa.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Pomalaa, ANTAM Serahkan Fasilitas TPS3R dan Mesin Insinerator Pirolisis

11 Juli 2026 - 23:32 WITA

PT ANTAM Tbk UBPN secara resmi fasilitas TPS3R beserta satu unit mesin insinerator pirolisis kepada Pemerintah Kecamatan Pomalaa. Fasilitas tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Harian II Dekranas, Sri Suparni Bahlil kepada Camat Pomalaa, Berry Harland Rais, yang didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, jajaran Pemerintah Kecamatan Pomalaa, serta perwakilan PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka pada rangkaian kegiatan Seminar dan Coaching Clinic Pendampingan Kewirausahaan serta Pengembangan Produk Kerajinan Khas Daerah bagi UMKM di Wilayah Sekitar Pertambangan dan Hulu Migas yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), bertempat di Ballroom Hotel Claro Makassar, Kamis (9/7/2026).

HUT Dekranas ke-46, Wastra Kolaka Meniti Jalan ke Panggung Nasional

10 Juli 2026 - 21:32 WITA

Menjaga Disiplin Fiskal, Pemda Kolaka Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025

9 Juli 2026 - 17:01 WITA

Menata Aset, Upaya Pemda Kolaka Menjaga Uang Rakyat

7 Juli 2026 - 20:19 WITA

Tim SBSN Kemdiktisaintek Tinjau Progres Pembangunan Gedung FPPP USN Kolaka

3 Juli 2026 - 21:05 WITA

Trending di Kampus