SIBERKITA.ID, KOLAKA — Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin resmi meluncurkan Taman Literasi Digital di Taman Kota Kolaka, Senin (2/6/2025). Peresmian fasilitas publik tersebut menjadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak menuju predikat Kabupaten/Kota Layak Anak.
Peluncuran yang digagas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kolaka sebagai simbol diresmikannya Taman Literasi Digital.
Dalam sambutannya, Amri menegaskan bahwa kehadiran Taman Literasi Digital bukan sekadar fasilitas penunjang, melainkan ruang pembelajaran terbuka yang strategis dalam membangun generasi unggul.
“Taman Literasi Digital ini sebagai sarana pembelajaran yang dapat menjadi kekuatan dalam mencerdaskan bangsa. Selain mempunyai peran penting sebagai jembatan menuju penguasaan ilmu pengetahuan, tempat ini juga menjadi ruang rekreasi yang menyenangkan dan menyegarkan bagi masyarakat,” ujar Amri.
Menurut dia, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini dengan menyediakan ruang-ruang aman, inklusif, dan ramah anak. Karena itu, keberadaan taman literasi di ruang publik menjadi bagian dari langkah konkret Pemkab Kolaka dalam memperkuat ekosistem pendidikan nonformal yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada penggiat literasi atau penulis yang telah menggelorakan semangat berliterasi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Kolaka,” katanya.
Amri menambahkan, komitmen menuju Kabupaten/Kota Layak Anak tidak hanya diwujudkan melalui regulasi, tetapi juga lewat penyediaan fasilitas yang menunjang hak anak atas pendidikan, informasi, dan ruang berekspresi. Taman Literasi Digital diharapkan menjadi ruang yang aman, nyaman, dan mudah diakses oleh anak-anak serta keluarga.
Dukungan infrastruktur turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Melalui Diskominfo, Pemkab Kolaka menyediakan akses jaringan internet gratis di kawasan taman agar anak-anak dan pelajar dapat mengakses sumber belajar digital secara lebih luas. Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyiapkan koleksi buku bacaan yang variatif untuk semua kelompok usia.
Kolaborasi lintas perangkat daerah ini dinilai sebagai wujud konsistensi Pemkab Kolaka dalam membangun budaya literasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat fondasi pendidikan karakter.
Dengan hadirnya Taman Literasi Digital, Pemkab Kolaka berharap ruang publik tidak hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga menjadi pusat edukasi yang inklusif. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal menuju terwujudnya Kabupaten Kolaka sebagai Kota Layak Anak.(*)
























