Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Kampus

Tingkatkan Profesionalisme Guru, TPKM USN Gelar Pemberdayaan Pengajar SMAN 1 Lasolo

badge-check


 Tingkatkan Profesionalisme Guru, TPKM USN Gelar Pemberdayaan Pengajar SMAN 1 Lasolo Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (TPKM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggagas program pemberdayaan alumni CS50X Harvard University dalam bentuk peer teaching pengembangan bahan instruksional berbasis aplikasi sederhana di SMAN 1 Lasolo, Konawe Utara.

Program pemberdayaan ini bertjuan untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar sekaligus meminimalisir kesenjangan pengetahuan teknologi di SMA di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Alumni CS50X Harvard University Kamria mengatakan, kegiatan tersebut memberi peluang pengimbasan dari program beasiswa internasional dari  Kemendikbud yang telah diikutinya.

“TPKM memberi ruang bagi SMA Negeri 1 Lasolo melakukan refleksi pembelajaran sebagai mana tuntutan dari Kurikulum Merdeka Belajar,” ujarnya.

Sementara itu,  ketua TPKM USN Kolaka Roslina mengatakan, program ini terdorong oleh rasa kekahwatiran dari fenomena praktik pengembangan bahan instruksional tanpa melalui langkah-langkah ilmiah.

“Pada umumnya bahan instruksional dikembangkan hanya dengan melihat pola atau pun model yang telah ada.  Sehingga, marak ditemukan sejumah bahan instruksional yang secara struktur telah layak tetapi substansi materi, bahasa, dan kelayakan desain sebagai bahan instruksional masih dipertanyakan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) sangat selaras dengan program Merdeka Belajar salah satunya pengimbasan program CS50X Harvard University Kemendikbud, yang dikhususkan untuk membekali guru pengetahuan teknologi pembelajaran dan juga sejalan pemenuhan standar peran pendidik, dalam mewujudkan satuan pendidikan berkualitas dari perspektif instrumen akreidtasi pendidikan dasar dan menegah Tahun 2024.

‘Selain itu, tim pelaksana memperkaya pelatihan melalui ateri pengenalan kebutuhan peserta didik berbasis STIFIn. Hal ini sengaja dilakukan mengingat pentingnya kedudukan pendidikan inklusifitas dan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka.  Sedangkan melalui STIFIn, baik guru ataupun orang tua dapat dengan mudah mengenali potensi minat dan bakat peserta didiknya,” jelasnya.

Peserta mengakui bahwa pelatihan tersebut sangat menjawab kegelisahan mereka dalam menjalankan peran sebagai pendidik yang sesuai dengan tuntutan kurikulum merdeka.

Untuk diketahui, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 September hingga 13 September 2024 di SMA Negeri 1 Lasolo melalui FGD, ceramah, dan praktik lapang.  Pendampingan dari Dr. Kamria diarahkan dalam pengembangan bahan instruksional pada aplikasi Google Site yang terintegrasi dengan akun belajar kurikulum merdeka.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi USN Kolaka Raih Prestasi pada Ajang CODETI-HACKEAST 2025

25 Februari 2026 - 03:04 WITA

Trending di Kampus