Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Berita Terkini

Tagih Dukungan Pemekaran Kolaka Selatan, HIPPMA-Kolsel Berunjukrasa di DPRD Kolaka

badge-check


 Tagih Dukungan Pemekaran Kolaka Selatan, HIPPMA-Kolsel Berunjukrasa di DPRD Kolaka Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Puluhan pelajar dan mahasiswa  dari Himpunan Pemuda Pelajar – Mahasiswa Indonesia Kolaka Selatan ( PP-HIPPMA Kolsel) menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kolaka, Rabu (2/2/2022).

Aksi yang dimotori Muhammad Taufik dan Apri Dirja hendak  menyuarakan aspirasi terkait wacana pemekaran kabupaten Kolaka Selatan dari kabupaten induk Kolaka.

Dalam orasinya, Taufik dan Apri kembali menyuarakan wacana pembentukan Kabupaten Kolsel yang telah lama digagas oleh beberapa tokoh masyarakat setempat.

Dalam orasinya, pengunjukrasa menilai Pemda maupun DPRD terkesan setengah hati memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sangat menginginkan hadirnya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kolsel.

Padahal menurut mereka, pada beberapa pertemuan dan aksi unjuk rasa sebelumnya para politisi di DPRD Kolaka telah memberi sinyal mendukung upaya pemekaran wilayah tersebut.

“Karena itu kami datang untuk mempertanyakan sampai sejauh mana progres rencana pemekaran Kolaka Selatan menjadi daerah otonomi baru,” kata Taufik dalam orasinya.

Lebih jauh dalam orasinya, Taufik maupun Apri menilai para tokoh yang dipercaya mengemban amanah masyarakat Kolsel tidak maksimal dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Karena itu, mereka pun meminta tim maupun forum bentukan sebelumnya dibubarkan lalu dibentuk kembali dengan melibatkan unsur pemuda, mahasiswa dan pelajar dari HIPPMA Kolsel.

Setelah berorasi selama beberapa menit di pelataran gedung DPRD, pengunjukrasa akhirnya diterima di ruangan komisi oleh salah satu anggota DPRD Kolaka Musdalim Zakir.

Dalam pertemuannya dengan pengunjukrasa, Musdalim menyambut baik Itikad HIPPMA Kolsel yang konsisten memperjuangkan aspirasi pemekaran wilayah Kolsel.

Karena itu, politisi Partai Gerindra itu memastikan aspirasi masyarakat yang diwakili oleh HIPPMA Kolsel akan dibahas dengan anggota DPRD lainnya, sekaligus dijadikan fokus perhatian di komisi I.

“Ini memang penting, pasti akan kita tindaklanjuti,” tegas Musdalim.

Usai mendengar penjelasan Musdalim, para pengunjukrasa membubarkan diri secara tertib, namun mereka berjanji akan kembali datang untuk menagih semua janji DPRD.

Untuk diketahui, wacana pemekaran wilayah Kolaka bagian selatan mulai digaungkan sejak 9 tahun terakhir.

Kolaka bagian selatan yang diwacanakan untuk dimekarkan menjadi DOB setidaknya terdiri dari 5 kecamatan. Lima kecamatan tersebut yakni Toari, Watubangga, Tanggetada, Polinggona, dan kecamatan Pomalaa.

Terkait wacana tersebut, secara tersirat Bupati Kolaka Ahmad Safei beberapa kali sempat  menyatakan dukungannya.

Beberapa politisi setempat bahkan menjadikan wacana pemekaran Kolsel sebagai “jualan” saat masa kampanye pemilihan calon anggota legislatif 2019 lalu. (eat)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)
Trending di Kolaka