Menu

Mode Gelap
Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan Raker MRPTNI di Medan: USN Kolaka Berkomitmen Memperkuat Kolaborasi Riset dan Mitigasi Bencana Nasional Kolaborasi PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Sosialisasi PHBS di Desa Huko-huko Musrenbang di Pomalaa, Bupati Kolaka Soroti Kualitas Pelayanan Publik PT Vale IGP Pomalaa Dorong Ketangguhan Tanggap Bencana Lewat Pelatihan SAR Bagi Masyarakat Sekitar Wilayah Pemberdayaan Sinergi dengan Pemda Kolaka, PT Vale IGP Pomalaa Perluas Akses Layanan Kesehatan lewat Bimtek Kader Posyandu

Kampus

Mahasiswa KKN USN Kolaka Latih Petani Tinukari Bikin Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras

badge-check


 Mahasiswa KKN USN Kolaka Latih Petani Tinukari Bikin Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID KOLAKA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka angkatan XII tahun 2025 mengenalkan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar air cucian beras kepada petani di desa Tinukari, kecamatan Wawo, kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Dosen Pembimbing Lapangan (PDL) Mahasiswa KKN USN Kolaka di desa Tinukari, Irabiah menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja para mahasiswa yang dilaksanakan di halaman rumah kepala desa Tinukari, Jumat (8/8/2025).

“Kegiatan ini mengusung tema ‘Meningkatkan Ketahanan Pangan dengan Menggunakan Pupuk Organik’, yang menjadi wujud komitmen mahasiswa KKN dalam mendukung terwujudnya pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah pedesaan,” kata Irabiah, Selasa (12/8/2025).

Dia mengatakan, para peserta terdiri dari masyarakat, petani, dan ibu rumah tangga. Mereka diperkenalkan teknik pembuatan pupuk organik cair memanfaatkan air cucian beras, yang selama ini kerap dibuang tanpa dimanfaatkan.

Materi yang disampaikan mencakup proses fermentasi, takaran bahan, waktu pengolahan, serta cara aplikasi POC pada berbagai jenis tanaman.

Selain penjelasan teknis, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai manfaat POC, antara lain meningkatkan pertumbuhan tanaman, merangsang proses pembungaan dan pembuahan, memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan hasil panen, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berpotensi merusak lingkungan.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab, serta partisipasi aktif dalam praktik langsung pembuatan POC.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong petani untuk mengadopsi dan mengembangkan teknologi sederhana namun bermanfaat, sehingga dapat menekan biaya produksi pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Program ini juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal serta memberdayakan masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya yang ada di sekitar mereka,” imbuhnya.(*).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Raker MRPTNI di Medan: USN Kolaka Berkomitmen Memperkuat Kolaborasi Riset dan Mitigasi Bencana Nasional

30 Januari 2026 - 13:43 WITA

USN Kolaka Buka Program Studi Gizi, Jawab Tantangan Kesehatan Wilayah Tambang

25 Januari 2026 - 18:01 WITA

Rektor USN Kolaka Raih Gelar Guru Besar Bidang Pendidikan Bahasa Indonesia

19 Januari 2026 - 14:40 WITA

Rektor USN Kolaka, Dr. Nur Ihsan HL

Rektor USN Kolaka Dorong Profesionalisme Pengelola Keuangan Lewat BIMTEK Penatausahaan

19 Desember 2025 - 11:30 WITA

Rektor USN Kolaka, Dr. Nur Ihsan HL

USN Kolaka Gelar Lokakarya Kurikulum OBE, Siapkan Lulusan Teknik Pertambangan yang Kompetitif dan Adaptif

10 Desember 2025 - 15:28 WITA

Trending di Kampus