Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Kolaka

Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship 

badge-check


 Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kolaka Gelar Workshop Santri Preneurship  Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKA – Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka menggelar workshop Santri Preneurship, sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi ekonomi dan pemberdayaan ekonomi umat, Sabtu (20/12/2025) di aula kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka.

Ketua panitia yang juga ketua komisi pemberdayaan ekonomi umat, Nur Syamsul mengatakan, tujuan dilaksanakan workshop Santri preneurship berawal dari pemikiran MUI Kolaka, ketika santri sudah tamat belajar di pondok, dia sudah memiliki bekal kemampuan menghasilkan pendapatan sendiri apakah dia lanjut kuliah atau lanjut kerja.

“Karena itu, melalui workshop ini ada upaya bagaimana santri bisa berwirausaha, khususnya setelah mereka selesai mondok,” kata Nur Syamsul yang juga ketua BAZNAS Kabupaten Kolaka.

Nur Syamsul mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bahagia jika 50 peserta santri kelas XII dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Kolaka ini, setelah mereka melakukan workshop bisa menerapkan ilmunya dan menjadi pengusaha muda, apalagi mereka diajar Direktur Wiztren Sulawesi Tenggara.

Ketua Forum komunikasi Ponpes, KH Alamsyah berharap kegiatan berkelanjutan dan melibatkan santri yang lebih banyak dari hari ini, sehingga mereka bisa menjadi prakarsa dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di Ponpes.

“Menumbuh kembangkan jiwa wirausaha bagi santri itu penting, sehingga nanti santri punya modal ketika selesai mondok, apalagi banyak peluang yang bisa dilakukan ketika ada potensi yang dimiliki,” kata KH Alamsyah.

Kepala Kemenag Kolaka yang diwakili Kasi Zakat dan Wakaf, Nur Asia memberikan apresiasi komisi pemberdayaan ekonomi umat MUI yang telah menginisiasi kegiatan ini, dengan memberikan edukasi daya pikir anak santri bagaimana mereka menghadapi masa depan setelah selesai studi di Ponpes, sehingga mereka bukan hanya ahli dibidang agama, tapi juga ahli dalam berbisnis.

“Kegiatan ini memberikan motivasi pada santri bagaimana mereka mengembangkan potensinya, apalagi di Kolaka banyak potensi yang menjanjikan,” kata Nur Asia.

Sementara Ketua DP MUI Kabupaten Kolaka, KH Muhammad Duana Said saat membuka acara workshop mengatakan, melalui workshop Santri preneurship dapat melahirkan pengusaha muda, apa lagi di Indonesia saat ini masih tercatat 3,2 pengusaha dan itu belum menunjukan negara maju. Selain itu, sebagian besar pengusaha yang menguasai sendi ekonomi Indonesia bahkan di Kabupaten Kolaka itu non Muslim.

“Di Kolaka saja yang menguasai sektor ekonomi itu non muslim. Ini karena paradigma berpikir yang berbeda. Mereka lebih suka menjadi pengusaha daripada pegawai negeri. Bahkan di Kolaka tidak ada etnis Cina yang menjadi PNS. Itu karena mereka anggap tidak menarik,” katanya.

Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Baiturrahim ini berharap santri tidak takut menjadi pengusaha, sebab menjadi pengusaha merupakan Sunnah Rasul. Sejak Kecil sampai dewasa Rasulullah merupakan pedagang/pengusaha. Selain itu menjadi pengusaha merupakan pekerjaan mulia karena sudah menjadi dermawan, paling tidak mencukupi beberapa orang keluarga yang menjadi pekerja.

“Jangan takut gagal karena semua punya jatah gagal. Besar peluang dan pintu reski terbuka ketika menjadi pengusaha,” kata KH Muhammad Duana Said. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)

PT Vale IGP Pomalaa Salurkan 1.879 Paket Sembako untuk Masyarakat Rentan Miskin

5 Februari 2026 - 12:51 WITA

Trending di Bisnis