Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Berita Terkini

Klub Mancing Kolaka dan Nelayan Desak Aparat Tangkap Pelaku Pemboman Ikan di Tanggetada

badge-check


 Klub Mancing Kolaka dan Nelayan Desak Aparat Tangkap Pelaku Pemboman Ikan di Tanggetada Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Sejumlah club pemancing dan nelayan di kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku pemboman ikan di kelurahan Anaiwoi, kecamatan Tanggetada.
Nelayan asal Tanggetada, Baso mengatakan, pada hari Kamis (30/9/2021) sore, dia telah melihat lima orang warga asal kelurahan Anaiwoi yang membom ikan di perairan Tanggetada, tepatnya di sekitaran Pulau Maniang. Kelima warga itu berinisial U, D, B beserta dua rekan lainnya.
“Selesai mancing, saya lihat mereka menyelam atau serando sekitar 40 meter kebawah,” kata Baso, kepada SIBERKITA.COM, Jumat (1/10/2021).
Baso mengaku sempat menghampiri dan meminta mereka untuk tidak melakukan pemboman ikan di tempat tersebut, karena areal itu sudah menjadi lokasi pemancingan bagi warga kabupaten Kolaka.
Ternyata, himbauan Baso tersebut tidak diindahkan kelima warga itu. “Mereka hanya tersenyum dan tidak menghiraukan teguran itu. Sekitar pukul 14.00 wita, ikan hasil pemboman sudah naik pada 5 kapal yang mereka tumpangi atau kurang lebih 5 ton banyaknya,” kata Baso.
“Masa tempatnya kita mancing disitu juga dia bom, sementara diatas mereka sudah habisi,” tukasnya.
Baso menegaskan bahwa sudah sering pihaknya menyampaikan kepada warga tersebut untuk tidak melakukan pemboman ikan tapi tidak pernah ditanggapi. Ada indikasi ada pihak aparat yang membekking, sehingga mereka begitu berani melakukan hal itu.
Karena itu, nelayan Anaiwoi meminta kepada pihak aparat kepolisian untuk segera menindak tegas warga yang melakukan pemboman ikan, sebab bom ikan akan menyebabkan kerusakan lingkungan laut, khususnya ekosistem terumbu karang dan membuat ikan kecil banyak mati sia-sia.
Terpisah, Samsul salah satu anggota club pemancing di Kolaka mengingatkan semua pihak untuk turut bertanggungjawab menjaga kelestarian perairan laut. Menurutnya, peristiwa pemboman ikan yang terjadi di Tanggetada itu bukan baru kali ini saja.
” Sudah sering kami kali melihat mereka membom ikan. Tapi belum pernah ada tindakan tegas dari aparat. Para pembom justru makin merajalela,” kata Samsul.
Sementara itu Kapolres Kolaka AKBP Saiful Mustofa dikonfirmasi terkait keluhan warga itu, menyatakan, pihaknya terlebih dahulu akan mengecek informasi tersebut. (AS)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)
Trending di Kolaka