Menu

Mode Gelap
Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan Raker MRPTNI di Medan: USN Kolaka Berkomitmen Memperkuat Kolaborasi Riset dan Mitigasi Bencana Nasional Kolaborasi PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Sosialisasi PHBS di Desa Huko-huko Musrenbang di Pomalaa, Bupati Kolaka Soroti Kualitas Pelayanan Publik PT Vale IGP Pomalaa Dorong Ketangguhan Tanggap Bencana Lewat Pelatihan SAR Bagi Masyarakat Sekitar Wilayah Pemberdayaan Sinergi dengan Pemda Kolaka, PT Vale IGP Pomalaa Perluas Akses Layanan Kesehatan lewat Bimtek Kader Posyandu

Berita Terkini

Kejati Sultra dan PWI Silaturahmi Merawat Kolaborasi 

badge-check


 Kejati Sultra dan PWI Silaturahmi Merawat Kolaborasi  Perbesar

Laporan: Abdul Saban 

SIBERKITA.ID, KENDARI – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memiliki pandangan yang sama untuk merawat kolaborasi mewujudkan kerja profesional dan bertanggungjawab.

“Korps Adhyaksa dan insan pers saling membutuhkan. Pers membutuhkan data dan informasi untuk bahan pemberitaan sedangkan Kejaksaan membutuhkan pers untuk publikasi,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Dr. Abd. Qohar Affandi, S.H., M.H.

Oleh karena itu, siapa pun pimpinan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara kolaborasi menjadi penting untuk tetap dirawat sehingga berkelanjutan.

Kesamaan pandangan tersebut terungkap saat silaturahmi yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra, Dr. Abd. Qohar Affandi, S.H., M.H. pada Jumat (8/8).

Perbincangan sekitar dua jam oleh Ketua PWI Sultra Sarjono didampingi Abd Azis (Dewan Kehormatan), Dr Umar Marhum (Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI) dan Kalvin serta Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sultra Muhammad Ilham, SH MH.

Abd. Qohar, yang baru saja menjabat menggantikan Dr. Hendro Dewanto, menyambut baik kunjungan PWI Sultra.

Ia mengungkapkan bahwa jajaran Kejati Sultra membutuhkan peran pers yang profesional dan bertanggungjawab.

“Kami membutuhkan wartawan, institusi Adhyaksa sangat dekat dengan wartawan. Tapi dengan catatan wartawan yang menaati aturan perundang-undangan,” tegasnya.

Abd. Qohar memahami bahwa profesi wartawan tidaklah mudah sehingga harus memiliki komitmen untuk meningkatkan kapasitas seiring kompleksnya tuntutan publik yang makin kritis.

“Profesi wartawan diatur undang-undang, kode etik dan pedoman pemberitaan.

Sumber daya jaksa di Kejati Sultra yang jumlahnya 56 orang terasa kurang dibandingkan dengan potensi perkara yang ditangani.

Dalam keadaan demikian, peran pers menjadi sangat penting untuk membantu menyebarkan informasi bahwa penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi selain Kejaksaan juga ada Kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua PWI Sultra, Sarjono, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan mempererat kemitraan demi terwujudnya saling menghormati dalam menjalankan tanggungjawab publik.

Ia menyadari bahwa di era banjir informasi, jurnalisme yang bermartabat dan mencerdaskan sangat dibutuhkan.

Oleh karena itu, PWI Sultra terus berupaya memperkuat organisasi dengan membentuk pengurus di tingkat kabupaten dan meningkatkan kapasitas wartawan anggota PWI.

Saat ini, kepengurusan PWI tingkat kabupaten/kota telah terbentuk di Kota Bau Bau, Kabupaten Wakatobi, Buton Utara, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe dan Kolaka.

“Yang menilai secara obyektif kerja-kerja wartawan adalah pihak luar, termasuk Kejaksaan. PWI mengharapkan kritik dan saran yang obyektif dari masyarakat untuk mewujudkan profesi kewartawanan yang bertanggungjawab,” kata Sarjono.

Mengenai adanya oknum yang mencoreng profesi kewartawanan karena melakukan perbuatan tercelah sepenuhnya menjadi tanggungjawab pribadi yang bersangkutan.

“Yang mencoreng kehormatan profesi adalah mereka-mereka yang menyalahgunakan profesi kewartawanan untuk memenuhi dahaga sesaat. Ini menjadi keprihatinan dan meresahkan,” ujar Sarjono.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan

31 Januari 2026 - 13:51 WITA

Raker MRPTNI di Medan: USN Kolaka Berkomitmen Memperkuat Kolaborasi Riset dan Mitigasi Bencana Nasional

30 Januari 2026 - 13:43 WITA

Kolaborasi PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Sosialisasi PHBS di Desa Huko-huko

28 Januari 2026 - 12:42 WITA

Kantor Pertanahan Kolaka Klarifikasi Penundaan Penerbitan Sertipikat Tanah atas Nama Nurasia

27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Musrenbang di Pomalaa, Bupati Kolaka Soroti Kualitas Pelayanan Publik

27 Januari 2026 - 14:00 WITA

Trending di Headline