Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Berita Terkini

Buka Puasa Bersama, ANTAM UBPN Kolaka Salurkan Tali Asih ke Pondok Pesantren dan Panti Asuhan

badge-check

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka menggelar buka puasa bersama jajaran manajemen dan karyawannya di pelataran Masjid Nurul Iman Pomalaa, Jumat 16/3/2024).

Buka puasa bersama ini dihadiri langsung oleh Direktur Operasi PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Hartono yang dirangkaikan dengan penyerahan tali asih kepada satu panti asuhan serta tiga pondok pesantren yang ada di Kolaka.

Direktur Operasi PT ANTAM Tbk, Hartono menjelaskan kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan momentum yang sangat krusial bagi ANTAM untuk menguatkan tali silaturahmi antar karyawan dengan manajemen guna memperat kebersamaan cita-cita dalam meningkatkan nilai tambah bagi perusahaan.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan silaturahmi antar karyawan dengan manajemen sangat penting untuk menjaga kekompakan dalam memenuhi tantangan yang ada. Terlebih lagi, kondisi ANTAM yang saat ini masih merugi akibat anjloknya nilai jual nikel di pasar dunia.

“Kondisi ANTAM sampai awal Maret 2024 dalam keadaan tidak baik, tidak menguntungkan atau merugi. Karena sejak Januari hingga Februari belum menjual, tapi mengeluarkan biaya kebutuhan, baik gaji pegawai dan pembelian material,” jelas Hartono.

Kata dia, kondisi ini juga dialami semua perusahaan-perusahaan nikel dunia. Diantaranya, pabrik nikel Australia kini ditutup, karena tekanan harga pasar yang tidak menguntungkan.

“Khusus Pomalaa, hingga akhir Februari, Pomalaa masih rugi antara Rp250 Milyar sampai Rp300 Milyar. Ini karena harga nikel anjlok dibanding 2023, harga feronikel turun bebas dan ini juga dialami semua perusahaan pabrik nikel dunia,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, lanjut Hartono, silaturahmi menjadi hal yang sangat penting antar karyawan dan manejemen perusahaan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 14:11 WITA

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Ceria Corp Salurkan 2.350 Paket Sembako Lewat Pasar Murah Ramadhan di Wolo

11 Maret 2026 - 21:36 WITA

Trending di Bisnis