Menu

Mode Gelap
DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor Penyaringan Calon Rektor USN Kolaka: Petahana Unggul, Tiga Nama Terpilih Di Tengah Tekanan Harga Nikel, PT Vale Bagikan Dividen dan Percepat Hilirisasi Pelabuhan IPK Perkuat Rantai Pasok Industri Nikel PT IPIP  Dari Puskesmas Pomalaa, PT Vale Menjaga Generasi Masa Depan Sejak Dalam Kandungan

Kolaka

Kominda Kolaka Gelar Rapat Antisipasi Kunjungan Presiden 

badge-check


 Kominda Kolaka Gelar Rapat Antisipasi Kunjungan Presiden  Perbesar

SIBERKITA. ID, KOLAKA — Tim Komunikasi Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kolaka dan Badan Kesbangpol Kolaka menggelar rapat koordinasi di salah  satu rumah makan Kelurahan Balandete, Selasa (16/9/2025).

Pertemuan ini membahas deteksi dini perkembangan situasi menjelang rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo di Kendari dalam rangka pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional pada 11–19 Oktober 2025 mendatang.

Rapat dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Kolaka, Salamansyah M.Sc, yang dihadiri perwakilan Kodim 1412 Kolaka, Polres Kolaka, Kejaksaan Negeri Kolaka, Satpol PP, BIN daerah Kolaka, dan sejumlah pejabat Kesbangpol.

Dalam rapat tersebut, Kepala Kesbangpol menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Meski secara umum kondisi daerah kita cukup aman namun kita harus saling berkoordinasi untuk memastikan situasi tetap aman terkendali,” harapnya.

Sistem pelaporan, kata mantan Kadis Diknas itu dilakukan secara berjenjang mulai dari kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Sementara itu perwakilan Kodim 1412 Kolaka menilai kecil kemungkinan Presiden RI berkunjung ke Kolaka, namun situasi tetap dipantau secara ketat.

Perwakilan Kejaksaan Kolaka mengingatkan potensi adanya aksi unjuk rasa terkait kebijakan pemerintah saat kunjungan Presiden di Sultra.

Selain itu, BIN daerah Kolaka menyampaikan adanya lokasi wisata di Tamborasi yang menjadi salah satu tujuan peserta STQH, sehingga perlu perhatian khusus.

Satpol PP Kolaka menunggu edaran resmi Bupati terkait pengamanan wilayah, sedangkan Polres Kolaka menegaskan hanya melakukan pengawasan terhadap orang asing, sementara penindakan menjadi kewenangan Kantor Imigrasi.

Rapat menyimpulkan perlunya deteksi dini secara terpadu dan berkesinambungan oleh Kominda Kolaka untuk mengantisipasi potensi ancaman serta mencermati setiap perkembangan situasi di daerah.(zer)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DP3A Kolaka dan BNN Perkuat Benteng Perlindungan Anak dari Ancaman Narkoba

12 Juni 2026 - 13:37 WITA

Operasi Pekat Anoa 2026: Tak Hanya Tangkap Pelaku, Polres Kolaka Pulihkan Hak Korban Curanmor

10 Juni 2026 - 16:46 WITA

Wakapolres Kolaka Kompol Dr. Mochamad Salman, S.H.,S.I.K.,M.H secara simbolis menyerahkan kendaraan hasil pengungkapan Operasi Pekat Anoa 2026 kepada pemilik sah di Mapolres Kolaka, Rabu (10/6/2026). Selain menangkap pelaku, kepolisian menekankan pentingnya pemulihan hak korban melalui pengembalian barang bukti yang berhasil ditemukan.

DP3A Kolaka Ajak Warga Pelambua Cegah Kekerasan Anak, Perkuat Peran Keluarga dan Lingkungan

9 Juni 2026 - 12:01 WITA

Husmaluddin Pimpin KONI Kolaka, Bidik Kebangkitan Olahraga Daerah

7 Mei 2026 - 13:42 WITA

Polres Kolaka Bongkar Jejak Peredaran Sabu di Dawi-dawi, Seorang Mahasiswa Diamankan

3 Mei 2026 - 21:43 WITA

Trending di Headline