Menu

Mode Gelap
Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan Raker MRPTNI di Medan: USN Kolaka Berkomitmen Memperkuat Kolaborasi Riset dan Mitigasi Bencana Nasional Kolaborasi PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Sosialisasi PHBS di Desa Huko-huko Musrenbang di Pomalaa, Bupati Kolaka Soroti Kualitas Pelayanan Publik PT Vale IGP Pomalaa Dorong Ketangguhan Tanggap Bencana Lewat Pelatihan SAR Bagi Masyarakat Sekitar Wilayah Pemberdayaan Sinergi dengan Pemda Kolaka, PT Vale IGP Pomalaa Perluas Akses Layanan Kesehatan lewat Bimtek Kader Posyandu

Kolaka

Kominda Kolaka Gelar Rapat Antisipasi Kunjungan Presiden 

badge-check


 Kominda Kolaka Gelar Rapat Antisipasi Kunjungan Presiden  Perbesar

SIBERKITA. ID, KOLAKA — Tim Komunikasi Intelijen Daerah (Kominda) Kabupaten Kolaka dan Badan Kesbangpol Kolaka menggelar rapat koordinasi di salah  satu rumah makan Kelurahan Balandete, Selasa (16/9/2025).

Pertemuan ini membahas deteksi dini perkembangan situasi menjelang rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo di Kendari dalam rangka pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional pada 11–19 Oktober 2025 mendatang.

Rapat dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Kolaka, Salamansyah M.Sc, yang dihadiri perwakilan Kodim 1412 Kolaka, Polres Kolaka, Kejaksaan Negeri Kolaka, Satpol PP, BIN daerah Kolaka, dan sejumlah pejabat Kesbangpol.

Dalam rapat tersebut, Kepala Kesbangpol menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Meski secara umum kondisi daerah kita cukup aman namun kita harus saling berkoordinasi untuk memastikan situasi tetap aman terkendali,” harapnya.

Sistem pelaporan, kata mantan Kadis Diknas itu dilakukan secara berjenjang mulai dari kecamatan, kabupaten, hingga provinsi.

Sementara itu perwakilan Kodim 1412 Kolaka menilai kecil kemungkinan Presiden RI berkunjung ke Kolaka, namun situasi tetap dipantau secara ketat.

Perwakilan Kejaksaan Kolaka mengingatkan potensi adanya aksi unjuk rasa terkait kebijakan pemerintah saat kunjungan Presiden di Sultra.

Selain itu, BIN daerah Kolaka menyampaikan adanya lokasi wisata di Tamborasi yang menjadi salah satu tujuan peserta STQH, sehingga perlu perhatian khusus.

Satpol PP Kolaka menunggu edaran resmi Bupati terkait pengamanan wilayah, sedangkan Polres Kolaka menegaskan hanya melakukan pengawasan terhadap orang asing, sementara penindakan menjadi kewenangan Kantor Imigrasi.

Rapat menyimpulkan perlunya deteksi dini secara terpadu dan berkesinambungan oleh Kominda Kolaka untuk mengantisipasi potensi ancaman serta mencermati setiap perkembangan situasi di daerah.(zer)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tudingan Tak Berdasar, Legal PT TRK Tempuh Jalur Hukum

3 Februari 2026 - 17:08 WITA

Achmad Jumades

Merawat Harmoni: IPIP dan Masyarakat Adat Komitmen Dukung Investasi Aman, Kondusif, dan Berkelanjutan

31 Januari 2026 - 13:51 WITA

Pengurus APDESI Kolaka Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Tingkatkan Sinergi Pemerintah Desa dan Pemda

28 Januari 2026 - 13:14 WITA

Kantor Pertanahan Kolaka Klarifikasi Penundaan Penerbitan Sertipikat Tanah atas Nama Nurasia

27 Januari 2026 - 17:53 WITA

Musrenbang di Pomalaa, Bupati Kolaka Soroti Kualitas Pelayanan Publik

27 Januari 2026 - 14:00 WITA

Trending di Headline