Menu ✖

Mode Gelap
Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa Pertanian Organik Kolaka, Menjaga Tanah sekaligus Merawat Ekonomi Petani Produksi dan Penjualan Nikel Vale Meningkat, Pendapatan Tembus 896 Juta Dollar AS

Berita Terkini

DPRD Kolaka Tetapkan APBD Perubahan 2022

badge-check


 DPRD Kolaka Tetapkan APBD Perubahan 2022 Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA–Setelah melalui tahapan pembahasan panjang, DPRD Kabupaten Kolaka akhirnya menyetujui rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah, Raperda APBD Perubahan 2022 untuk ditetapkan menjadi Perda defenitif.

Persetujuan Penetapan Raperda APBD menjadi Perda APBD defenitif 2022 tersebut diputuskan dalam rapat paripurna pembicaraan tingkat II di ruang paripurna Sangia Nibandera, kantor DPRD Kolaka, Jumat (30/9/2022).

Dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Saefullah Halik dan Wakil Ketua DPRD I Ketut Arjana, APBD 2022 perubahan ditetapkan sebesar Rp 1,3 triliun, atau naik sebesar Rp 106,3 miliar dibanding APBD sebelum perubahan.

Bupati Kolaka Ahmad Safei, dalam pendapat akhirnya di hadapan rapat paripurna DPRD Kolaka mengungkapkan, pendapatan daerah sebelum perubahan ditargetkan Rp 1,2 triliun, dan setelah perubahan naik 4,19 persen, atau Rp 51, 051 miliar.

Sementara pada sisi belanja daerah sebelum perubahan Rp 1,2 triliun, dan setelah perubahan naik 8,70 persen menjadi 1,3 triliun.

Lebih jauh bupati mengungkapkan, belanja setelah perubahan mengalami defisit sebesar Rp 59,2 miliar, yang kemudian ditutupi dengan pembiayaan Netto setelah perubahan Rp 59,2 miliar, atau berimbang.

Terkait ekspektasi masyarakat, bupati mengakui penetapan perubahan APBD 2022 belum semuanya mampu menjawab berbagai aspirasi maupun usul-usul pembangunan dari masyarakat.

Hal tersebut bukan berarti mengesampingkannya atau mengurangi tingkat urgensinya, melainkan disesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Oleh karena itu, Safei meminta kepada pimpinan perangkat daerah agar mengambil langkah-langkah percepatan pelaksanaan program kegiatan dan bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pelaksanaan perubahan APBD.

Percepatan itu pelaksanaan program kegiatan itu berupa peningkatan kinerja.

“Itu harus segera dilakukan, sehingga dapat memberikan kepastian dalam pelaksanaannya secara tepat guna, tepat sasaran, tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Safei.

Lebih jauh kata Safei, sesuai amanat peraturan pemerintah
Nomor 12/2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, Raperda Perubahan APBD 2022 akan disampaikan kepada gubernur untuk
dievaluasi.

Turut hadir dalam rapat paripurna persetujuan penetapan RAPBD 2022 menjadi Perda defenitif, Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jayadin, dan para unsur pimpinan SKPD lainnya. (eat)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Legal Opinion Satgas Investasi Dipersoalkan, Kuasa Hukum PT GAN Tantang Dasar IUP 475 Hektar PT CSM

6 November 2026 - 17:50 WITA

Kuasa Hukum PT Golden Anugerah Nusantara (GAN), Kadir Ndoasa

Menghadapi Musim Hujan, PT Vale Perkuat Pengendalian Air di Proyek Pomalaa

6 November 2026 - 10:42 WITA

Bupati Kolaka Gandeng IPB, Dorong Produktivitas Komoditas Unggulan Daerah

4 November 2026 - 22:23 WITA

Vale Indonesia Raih Apresiasi Ditjen Minerba atas Kontribusi PNBP

4 November 2026 - 18:51 WITA

Kayla Safety Bantah Mengetahui Dugaan Penyalahgunaan APD di Pomalaa

4 November 2026 - 18:37 WITA

Trending di Headline