Menu

Mode Gelap
Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra Saat 150 UMKM jadi Wajah Ekonomi Lokal Kolaka Masyarakat Adat dan PT Vale Satukan Persepsi Menjaga Investasi di Wonua Mekongga Kuasa Hukum Persoalkan Pendampingan Klien dalam Kasus Dugaan Penipuan Proyek Kementerian di Kendari MIND ID Mengawal PT Vale di Pomalaa, Menjaga Investasi di Tengah Riak Sosial

Berita Terkini

Monumen Gelora Perjuangan Kolaka di Sabilambo Makin Tidak Terawat

badge-check


 Monumen Gelora Perjuangan Kolaka di Sabilambo Makin Tidak Terawat Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Monumen “Gelora Perjuangan” rakyat Kolaka yang terletak di simpang tiga kelurahan Sabilambo, kecamatan Kolaka ini tidak terawat lagi.

Sejak direnovasi pada periode kedua kepemimpinan Bupati Kolaka, Buhari Matta sekira tahun 2008 silam, hingga kini monumen tersebut hampir tidak pernah tersentuh pemeliharaan atau dibersihkan.

Saat ini, sebagian puncak monumen Gelora Perjuangan telah ditumbuhi belukar. Demikian pula sebagian dinding mulai di”hiasi” tumbuhan liar yang muncul di sela (nat) ubin.

Sementara relief yang menggambarkan situasi pertempuran, juga sudah sangat kotor “terbungkus” debu dan kotoran lainnya.

Kondisi memprihatinkan  terlihat pula pada pagar pembatas yang tidak lagi terawat, serta bekas tempelan striker atau pamflet yang makin memperburuk penampakan bangunan tersebut.

Kotor dan tidak terawat

Kondisi berbeda justru terlihat pada beberapa fasilitas/sarana lain dalam kota Kolaka yang selalu di”rias” dan ditata serapih mungkin menjelang HUT proklamasi atau hari besar lainnya.

Untuk diketahui, monumen perjuangan yang letaknya persis di depan terminal Larumbalangi dan SPBU Sabilambo merupakan penggambaran kisah heroik perjuangan rakyat Kolaka mempertahankan kemerdekaan.

Monumen tersebut awalnya dibangun pada masa kepemimpinan bupati Kolaka kedua, Letkol Lappase pada tahun 1970-an.

Di simpang tiga Sabilambo inilah beberapa pertempuran antara pejuang Kolaka melawan tentara sekutu terjadi, yang mencapai puncaknya pada 19 November 1945, saat pasukan pimpinan Andi Kasim menghadang konvoi tentara sekutu/Australia yang membawa tawanan tentara Jepang dari Pomalaa.(eat)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemaparan di Lemhanas, Bupati Kolaka Bawa Kartu Beramal ke Panggung Kepemimpinan Nasional

12 September 2026 - 09:46 WITA

Kejari Kolaka Jadi yang Pertama Terapkan Plea Bargain di Sultra

10 September 2026 - 21:11 WITA

Firman Guro Dinobatkan sebagai Bokeo XX Kerajaan Mekongga

27 Agustus 2026 - 20:21 WITA

PT. IPIP Kerahkan 11 Personel dan Dua Unit Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Desa Sopura

21 Agustus 2026 - 15:55 WITA

Negara Harus Hadir, Pemkab Kolaka Menyimak Pesan Presiden dari Daerah

14 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Trending di Kolaka