Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Headline

Gempabumi 3,9 SR Akibat Aktivitas Sesar Kolaka, Titiknya di Timur Laut Pomalaa

badge-check


 Gempabumi 3,9 SR Akibat Aktivitas Sesar Kolaka, Titiknya di Timur Laut Pomalaa Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Gempabumi dengan kekuatan 3,9 Skala Richter (SR) melanda wilayah kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), sekitar pukul 23.12 WITA, Selasa (27/7/2021).
Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin S.T mengungkapkan bahwa gempa tektonik tersebut terjadi di sebelah Timur Laut Pomalaa. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi gempabumi ini berkekuatan M=3.9.
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.14  LS, 121.62 BT, atau tepatnya berlokasi di Darat pada jarak 4.1 km dengan kedalaman 10 kilo meter.
“Jenis dan mekanisme gempabumi
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kolaka di TimurLaut Pomalaa, Kabupaten Kolaka”, jelas Rudin S.T dalam siaran persnya, Rabu (28/7/2021) dini hari.
Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Kolaka  dengan Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan akan ada truk berlalu). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.
Walau demikian, hingga pukul 23.58 WITA pada Selasa (27/7/2021), hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan.
Dia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, masyarakat diminta untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” katanya. (AS)
Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka

10 Maret 2026 - 01:42 WITA

Management PT Vale Indonesia bersama jajaran pemerintah daerah Kabupataen Kolaka memanen bersama padi di desa Puubunga, kecamatan Baula, Senin (9/3/2026)
Trending di Bisnis