SIBERKITA.ID, KOLAKA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kolaka menggelar Sosialisasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tahun 2025.
Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Antar Pihak Menuju Kolaka Berkeadilan, Maju dan Unggul” ini berlangsung di Gedung Serbaguna Remaja Sport Center Kolaka, Jumat pagi (18/7/2025).
Sebanyak 100 peserta dari unsur Ormas, LSM, serta berbagai pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Badan Kesbangpol Kolaka Salamansyah, Ketua Komisi I DPRD Kolaka Mustajab, Kasat Intelkam Polres Kolaka IPTU Muhammad Yusran, serta Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, Agama, dan Ormas Kesbangpol Kolaka St. Nurwahidah.
Dalam pemaparannya, Kepala Kesbangpol Kolaka Salamansyah menekankan pentingnya memperkuat peran serta masyarakat melalui wadah Ormas dan LSM.
“Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memperkuat sinergi antarorganisasi dan masyarakat dalam mendukung Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Kasat Intelkam Polres Kolaka IPTU Muhammad Yusran mengingatkan agar Ormas tidak hanya berperan sebagai pengawas sosial, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan.
“Diperlukan koordinasi yang lebih aktif antara Ormas dan LSM dengan pemerintah daerah maupun aparat keamanan. Jika semua pihak saling memahami tugas dan fungsi serta memiliki itikad baik menjaga Kamtibmas, maka daerah kita akan terus aman dan nyaman bagi semua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kolaka Mustajab menekankan pentingnya komunikasi intensif antara wakil rakyat dengan Ormas dan LSM.
“Ormas dan LSM adalah mitra strategis dalam pembangunan. Koordinasi yang baik akan mempercepat terwujudnya Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul,” katanya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, seluruh pemangku kepentingan sepakat bahwa sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, aparat penegak hukum, serta masyarakat melalui Ormas dan LSM merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.(eat)
























