Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Berita Terkini

Program “Serbu Vaksin”, Bupati Kolaka Terima Suntikan Booster

badge-check


 Program “Serbu Vaksin”, Bupati Kolaka Terima Suntikan Booster Perbesar

SIBERKITA.COM, KOLAKA— Bupati Kolaka Ahmad Safei menjalani suntikan vaksin dosis ketiga atau booster saat pelaksanaan Musrenbang di kecamatan Pomalaa, Kamis (3/2/2022).

Suntikan booster yang diterima Safei tersebut merupakan bagian dari program “serbu vaksin” yang mulai digalakkan Pemda Kolaka sejak awal Februari lalu.

Program “serbu vaksin” yang digalakkan bersamaan dengan pelaksanaan Musrenbang kecamatan di kabupaten Kolaka resmi dimulai di kecamatan Toari akhir Januari lalu.

Saat itu puluhan pejabat dari Pemda Kolaka dan TNI/Polri menjadi sasaran pertama penerima vaksinasi booster.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Harun Masirri menjelaskan, vaksinasi booster merupakan kelanjutan dari vaksinasi pertama dan kedua, yang tujuannya memperkuat tingkat kekebalan seseorang.

Khusus di kabupaten Kolaka lanjut Harun Masirri, pihaknya tidak “mewajibkan” warga untuk menerima vaksin, namun ia sangat berharap warga yang telah menjalani vaksinasi tahap II minimal 6 sebelumnya sebaiknya kembali menjalani vaksinasi booster.

“Jenisnya mungkin Pfizer atau AstraZeneca. Kalau sebelumnya tenaga kesehatan menerima vaksin ketiga Moderna. Kita berharap warga sukarela, karena booster ini merupakan kelanjutan yang bertujuan meningkatkan keefektifan vaksin,” ujar Harun, Kamis (3/2/2022).

Untuk diketahui, pemerintah resmi memulai vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster secara gratis pada Rabu pekan lalu.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, sebanyak 244 kabupaten/kota memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi booster, yaitu mencapai 70 persen cakupan vaksinasi dosis pertama dan 60 persen dosis kedua.

Hingga saat ini, vaksin booster diberikan secara gratis dan diprioritaskan untuk kelompok lansia dan kelompok rentan (peserta BPJS PBI).

Namun, pada prinsipnya, vaksin booster diberikan untuk usia 18 tahun ke atas dan telah menerima vaksin dosis kedua dalam jangka waktu minimal 6 bulan.(eat)

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)
Trending di Kolaka