Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Buton Tengah

Program KKN USN Kolaka di Desa Wantopi, Sinergi Mahasiswa dan Warga Demi Kemajuan Desa

badge-check


 Program KKN USN Kolaka di Desa Wantopi, Sinergi Mahasiswa dan Warga Demi Kemajuan Desa Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, LABUNGKARI – Suasana hangat dan antusias meliputi Balai Desa Wantopi, Kecamatan Mawasangka Timur, Kabupaten Buton Tengah, saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November (USN Kolaka) menggelar seminar program kerja, Selasa (20/8/2024).

Seminar ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa dan masyarakat Desa Wantopi untuk bersinergi dalam mewujudkan empat program prioritas yang diusung selama masa KKN.

Seminar yang berlangsung pada sore hari tersebut dihadiri oleh Kapolsek Mawasangka Timur, Kepala Desa dan seluruh perangkat desa Wantopi, tokoh adat, tokoh masyarakat dan warga desa.

Kepala Desa Wantopi Sairuddin dalam sambutannya saat membuka seminar tersebut menyampaikan harapan agar kehadiran mahasiswa KKN USN Kolaka dapat membawa perubahan positif dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa di desa kami adalah peluang besar untuk mendorong perkembangan Desa Wantopi. Saya berharap kita semua bisa bekerja sama untuk mewujudkan program-program yang telah direncanakan,” ujar Sairuddin.

Di tempat yang sama, Arbain selaku Pembimbing KKN juga memberikan sambutan yang penuh semangat. Dia menekankan pentingnya kerjasama antara mahasiswa dan warga desa dalam menjalankan setiap program.

“KKN bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi tentang bagaimana kita dapat belajar dari masyarakat dan bersama-sama membangun desa yang lebih baik. Semoga apa yang kami bawa dapat bermanfaat dan memberikan dampak jangka panjang,” ucap Arbain.

Dalam seminar tersebut, tim KKN USN Kolaka memaparkan empat program prioritas yang menjadi fokus utama mereka selama berada di Desa Wantopi, yakni pembuatan website desa, promosi wisata lokal, pelestarian budaya melalui pelatihan pencak silat dan pelatihan komputer bagi pemuda dan siswa.

Mahasiswa KKN berencana membangun sebuah website resmi Desa Wantopi yang berfungsi sebagai pusat informasi digital. Website ini akan menjadi jendela desa, menampilkan berbagai informasi mulai dari kegiatan pemerintahan, transparansi anggaran, hingga potensi ekonomi dan budaya yang dimiliki desa.

“Website ini akan menjadi wajah baru Desa Wantopi di dunia digital, memudahkan akses informasi bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang desa kita,” jelas salah satu anggota tim KKN.

Sementara terkait program promosi wisata lokal, mahasiswa KKN USN Kolaka berencana memaksimalkan potensi keindahan alam dan budaya melalui kampanye media sosial dan pembuatan video dokumenter, serta menyelenggarakan event-event kecil untuk menarik wisatawan.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka

10 Maret 2026 - 01:42 WITA

Management PT Vale Indonesia bersama jajaran pemerintah daerah Kabupataen Kolaka memanen bersama padi di desa Puubunga, kecamatan Baula, Senin (9/3/2026)

Pomalaa di Persimpangan Bahaya: Ketika NAPZA dan HIV Mengintai Usia Produktif

4 Maret 2026 - 21:54 WITA

Trending di Bisnis