SIBERKITA.ID, KOLAKA – Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) meresmikan pembangunan jalan rabat beton di Dusun 2 Lawani, Desa Oko-oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Jumat (19/12/2025). Peresmian jalan ini merupakan langkah konkret untuk memberikan manfaat positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Peresmian jalan rabat beton sepanjang 1,8 kilometer ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian serah terima jalan rabat beton antara IPIP dengan Pemerintah Desa Oko-oko. Penandatanganan ini menandai langkah kolaboratif antara kedua pihak di masa depan.
CEO IPIP, Ning Jiancheng, menyampaikan apresiasi tulus kepada Pemerintah Desa Oko-oko atas kerja sama yang harmonis selama proses pembangunan. “Sinergi yang terjalin dengan penuh kepercayaan dan saling menghargai inilah yang menjadi fondasi utama keberhasilan setiap upaya pembangunan,” ujarnya.
Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Oko-oko, IPIP senantiasa memandang masyarakat setempat sebagai mitra strategis yang tak terpisahkan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Perusahaan meyakini bahwa dengan tersedianya infrastruktur jalan yang memadai akan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas, mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi, serta memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat.

Ia pun berharap agar jalan ini tidak hanya menjadi penghubung, namun juga fondasi kokoh bagi kemajuan Desa Oko-oko—sebuah landasan yang mampu menopang peningkatan kualitas hidup, memperkuat ketahanan ekonomi, dan membuka pintu bagi peluang-peluang baru yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Kepala Desa Oko-oko, Binsar mengatakan, pembangunan jalan ini sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Desa Oko-oko dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperlancar aksesibilitas masyarakat. Menurutnya, jalan ini akan memberikan manfaat besar, mulai dari kelancaran aktivitas sehari-hari hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
“Kita patut bersyukur karena jalan ini telah rata dan indah. Keberadaan jalan yang baik tentu akan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi perkembangan ekonomi, pendidikan, sosial, serta aktivitas keseharian warga,” kata Binsar.
Selaku pemerintah desa, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata IPIP dalam pembangunan jalan rabat beton di desanya. Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga dan memelihara jalan tersebut demi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang.
Sementara itu, Camat Pomalaa, Rahmat Hidayat menegaskan, pembangunan jalan rabat beton ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan infrastruktur desa. Pemerintah, kata dia, akan terus mendukung upaya kolaboratif demi kemajuan daerah.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT IPIP yang telah menjalankan kewajibannya dengan baik, terencana, dan tepat sasaran. Program seperti ini bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kepercayaan, keharmonisan, dan keberlanjutan hubungan antara perusahaan dan masyarakat,” pungkasnya.
Pembangunan jalan beton di Dusun 2 Lawani, Desa Oko-oko, merupakan salah satu wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR)—sebuah langkah konkret untuk memberikan manfaat positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain itu, pembangunan jalan rabat beton tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat lokal. Hal itu dibuktikan melalui keterlibatan pekerja dalam proyek pembangunan hingga para penari dari desa setempat dalam proses peresmian jalan tersebut. Dengan memanfaatkan masyarakat setempat, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif, khususnya pada pengembangan UMKM serta memperkuat hubungan sosial.
Melalui inisiatif ini, IPIP menunjukkan komitmennya untuk memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Bumi Mekongga. Pembangunan jalan ini diharapkan dapat mendorong efek pengganda yang signifikan bagi masyarakat sekitar—membuktikan bahwa melalui kolaborasi, jalan yang dibangun bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.(*)




























