Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Bisnis

Kolaborasi PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Sosialisasi PHBS di Desa Huko-huko

badge-check


 Kolaborasi PT Vale dan Puskesmas Pomalaa Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Lewat Sosialisasi PHBS di Desa Huko-huko Perbesar

SIBERKITA. ID, KOLAKA – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa berkolaborasi dengan Puskesmas Pomalaa menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Huko-huko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah operasional.

Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Pomalaa Rahmat Hidayat Gavoer, Kepala Puskesmas Pomalaa dr. Alriyani Hamzah, Kepala Desa Huko-huko Sahabuddin, perwakilan PT Vale IGP Pomalaa, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.

Camat Pomalaa Rahmat Hidayat Gavoer menegaskan bahwa PHBS merupakan salah satu kunci utama dalam pengendalian stunting di masyarakat. Menurutnya, pemenuhan gizi saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih.

“Meski makanan bergizi sudah terpenuhi, namun apabila tidak diiringi dengan pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan yang tidak terjaga, maka risiko stunting tetap tinggi. Selain itu, banyaknya jumlah anak dalam satu keluarga juga berpotensi meningkatkan angka stunting,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan sosialisasi PHBS ini sangat baik dan relevan bagi masyarakat. “Jika keluarga sudah sehat, maka lingkungan juga akan menjadi sehat. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat diaplikasikan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pomalaa dr. Alriyani Hamzah mengajak masyarakat untuk mulai mengadopsi pola hidup sehat sebagai investasi jangka panjang. Ia menyampaikan bahwa meskipun biaya kesehatan relatif mahal, namun niat untuk hidup sehat tidak memerlukan biaya besar jika PHBS diterapkan secara konsisten.

“Kesehatan tidak harus mahal. Dengan menerapkan PHBS, masyarakat bisa mencegah berbagai penyakit. Selain itu, kesehatan lingkungan juga penting, seperti kebiasaan membuang sampah pada tempatnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika PHBS diterapkan secara komunal, maka kualitas lingkungan juga akan ikut membaik. Sembari mendorong masyarakat untuk rutin mengunjungi Posyandu. Menurutnya, paradigma Posyandu saat ini telah berkembang dan tidak hanya melayani bayi dan balita, tetapi juga ibu hamil dan menyusui hingga lansia.

“Kini Posyandu telah menjangkau pemeriksaan kesehatan masyarakat secara umum,” katanya.

Kepala Desa Huko-huko Sahabuddin menekankan bahwa kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa masih banyak warga yang harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan kesehatan yang baik, padahal hal tersebut dapat dicegah dengan penerapan PHBS.

“Menjaga pola makan dan kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana namun berdampak besar. Ini juga sejalan dengan atensi Bupati Kolaka terkait pentingnya kebersihan lingkungan,” ujar Sahabuddin.

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat demi menciptakan desa yang sehat dan nyaman.

Sementara itu, Occupational Health Doctor PT Vale IGP Pomalaa, R Fausan Numyani P menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya PT Vale untuk berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami berkolaborasi dengan Puskesmas Pomalaa melalui dukungan terhadap kegiatan Posyandu serta sosialisasi PHBS. Puskesmas memberikan edukasi terkait kesehatan lingkungan, sementara PT Vale berkontribusi dari sisi penerapan PHBS dan upaya pencegahan penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD),” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat dapat secara langsung merasakan kehadiran dan peran PT Vale dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 14:11 WITA

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Ceria Corp Salurkan 2.350 Paket Sembako Lewat Pasar Murah Ramadhan di Wolo

11 Maret 2026 - 21:36 WITA

Trending di Bisnis