Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Kolaka

Jaring Aspirasi Pembangunan 2027,Pemda Kolaka Gelar Forum Konsultasi Publik 

badge-check


 Jaring Aspirasi Pembangunan 2027,Pemda Kolaka Gelar Forum Konsultasi Publik  Perbesar

SIBERKITA.ID, KOLAKAPemerintah Kabupaten Kolaka memulai tahap awal pembangunan tahun 2027 mendatang dengan membentuk Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, di Aula kantor BAPPEDA, Rabu (14/1/2026).

Forum yang dibuka langsung Bupati Kolaka, Amri Djamaluddin ini mengusung tema “Pembangunan dan Kesejahteraan yang Semakin Merata Berbasis Pelayanan dan Berkualitas, Ekonomi Inklusif dan Tata Kelola yang Bersih”.

Dalam sambutannya, Amri Djamaluddin menjelaskan bahwa forum tersebut merupakan tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan daerah, dengan tujuan untuk menjaring aspirasi, masukan, serta saran dari para pemangku kepentingan guna menyempurnakan arah dan prioritas pembangunan Kabupaten Kolaka tahun 2027.

Pada kesempatan itu, Bupati Kolaka menyoroti minimnya ketersediaan data base, mulai dari data penerima manfaat program pemerintah maupun data tentang progres pembangunan yang telah dilakukan sebelumnya.

Bupati menegaskan perencanaan pembangunan tidak boleh lepas dari kebutuhan riil masyarakat. Oleh karena itu, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan aspirasi publik. Amri juga mengajak seluruh kepala perangkat daerah agar lebih peduli dan responsif terhadap berbagai permasalahan yang ada.

Menurutnya, sinergi dan kepedulian antarperangkat daerah menjadi kunci percepatan penyelesaian persoalan di Kabupaten Kolaka.

“Saya mengajak seluruh kepala perangkat daerah untuk lebih peduli dan serius. Jika kita bekerja bersama dan fokus, saya yakin permasalahan ini bisa kita selesaikan demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Amri berharap Forum Konsultasi Publik ini mampu membangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, akademisi, dunia usaha, serta unsur masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan, sesuai dengan visi pembangunan daerah ke depan.

Forum Konsultasi Publik ini juga diisi dengan pemaparan rancangan awal RKPD Kabupaten Kolaka Tahun 2027. Pemaparan tersebut menjadi dasar diskusi interaktif antara pemerintah daerah dan para peserta forum. Dalam sesi diskusi, berbagai masukan, saran, dan pandangan disampaikan oleh peserta sebagai bahan penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala BAPPEDA Kabupaten Kolaka, Arifin Jamal mengatakan bahwa forum ini merupakan amanah undang-undang yang harus dilakukan setiap tahun dalam menyusun dokumen tahunan awal sebagai panduan SKPD untuk menyusun rencana kerja tahun 2027.

Arifin mengatakan, forum ini diharapkan menghasilkan rancangan awal yang nantinya sebagai dasar menyusun program kebijakan APBD tahun 2027, mensinergikan program pemerintah pusat, provinsi dengan Kabupaten, meningkatkan peran serta masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam proses perencanaan pembangunan.

“Proses ini dimulai sejak bulan Desember tahun 2025 dan akan berakhir pada bulan Juli tahun 2026. Selanjutnya hasil forum ini akan ditindaklanjuti lagi dalam Musrenbang tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Kolaka ini mengungkapkan bahwa target pembangunan di tahun 2027 adalah meningkatkan proporsi kualitas jalan, air minum dasar, dan sanitasi serta infrastruktur persampahan, peningkatan kualitas dan akses pendidikan dan kesehatan melalui kartu BERAMAL, pengamanan ekonomi lokal melalui kartu tani untuk petani, nelayan dan pelaku UMKM.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka

10 Maret 2026 - 01:42 WITA

Management PT Vale Indonesia bersama jajaran pemerintah daerah Kabupataen Kolaka memanen bersama padi di desa Puubunga, kecamatan Baula, Senin (9/3/2026)

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Trending di Kolaka