SIBERKITA.ID, KOLAKA – Upaya mitigasi bencana menjadi agenda penting dalam mendukung keberlanjutan operasi perusahaan. Melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, PT Vale Indonesia bersama Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari menggelar pelatihan keandalan SAR yang melibatkan masyarakat sekitar wilayah pemberdayaan.
Pelatihan ini digelar selama empat hari yang dimulai sejak tanggal 21-24 Januari 2026 di Kolaka. Pada sesi akhir, pelatihan digelar di Pantai Indah Kapuk, kecamatan Samaturu.
Senior Coordinator Safety and EMRC Respon PT Vale IGP Pomalaa, Deri Nurjaya Putra mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan wujud kepedulian PT Vale terhadap pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar pencarian serta pertolongan di lapangan.

Deri Nurjaya Putra menambahkan, metode pelatihan dilakukan dengan kombinasi teori dan praktik, dirancang untuk meningkatkan kompetensi tim tanggap darurat perusahaan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kegiatan SAR tidak hanya tugas kemanusiaan tetapi juga bentuk ibadah dan pengabdian sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kendari Amiruddin AS menjelaskan, pelatihan SAR tersebut merupakan lanjutan dari materi teori yang telah diberikan sebelumnya. Pada kegiatan ini, peserta mengikuti latihan bersama melalui simulasi kondisi darurat guna mengaplikasikan pengetahuan yang telah diperoleh secara langsung di lapangan.
Materi praktik yang diberikan meliputi prosedur keselamatan, teknik evakuasi korban, serta pola koordinasi dalam penanganan situasi kedaruratan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan kemampuan dasar SAR agar mampu memberikan respons awal yang cepat dan tepat sebelum bantuan lanjutan tiba.
“Kolaborasi antara PT Vale IGP Pomalaa dan Basarnas Kendari ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kerja sama dalam operasi SAR.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi simulasi. Melalui bimtek dan latihan bersama ini, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan SAR yang aplikatif dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(*)
Sebelumnya, pada sesi pertama pelatihan, PT Vale IGP Pomalaa juga menyerahkan bantuan peralatan water rescue sebagai fasilitas pendukung operasional Pos SAR Kolaka. Bantuan ini secara simbols diserahkan kepada Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin AS di Kantor PT Vale Indonesia di Kolaka. (*)




























