Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Nasional

Dirjen SPPR Kementerian ATR/BPN di ICI 2025: Dukung Pembangunan Melalui Teknologi Pengukuran untuk Percepat Pemetaan Infrastuktur

badge-check


 Dirjen SPPR Kementerian ATR/BPN, Virgo Eresta Jaya Perbesar

Dirjen SPPR Kementerian ATR/BPN, Virgo Eresta Jaya

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.ID, JAKARTA – Kemajuan teknologi pengukuran menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan infrastruktur pertanahan. Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Virgo Eresta Jaya, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi survei dan pemetaan secara masif akan mempercepat proses perencanaan pembangunan berbasis data yang presisi.

“Kami menyediakan data spasial dan peta tematik sebagai dasar untuk evidence-based planning dan pengambilan keputusan yang presisi. Ini penting agar pembangunan infrastruktur tidak hanya cepat, tapi juga tepat lokasi dan manfaatnya,” ujar Virgo Eresta Jaya usai Pembukaan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (11/06/2025).

ICI 2025 dilihat sebagai tonggak penting dalam memperkuat kolaborasi demi pembangunan infrastruktur. Dirjen SPPR menyebut, ICI bisa bantu mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.

“Konferensi ini menjadi bukti komitmen bersama bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata-mata soal fisik, namun juga terkait dengan penataan ruang yang berkeadilan, kepastian hukum atas tanah, serta pengelolaan ruang yang adaptif terhadap perubahan iklim dan teknologi,”

Ia menilai topik utama dalam ICI, seperti ketahanan pangan, transisi energi, konektivitas digital, dan pembiayaan hijau sangat sejalan dengan mandat ATR/BPN. Virgo Eresta Jaya kemudian menekankan pentingnya integrasi kebijakan tata ruang dan pertanahan dalam mendukung agenda infrastruktur baik di tingkat nasional maupun global.

“ICI 2025 ini adalah momentum penting untuk menyatukan visi, memperluas jejaring, dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, dan komunitas internasional,” lanjut Virgo Eresta Jaya.

Ia pun menggarisbawahi, pembangunan infrastruktur harus memerhatikan prinsip keberlanjutan dan keadilan spasial, sejalan dengan seruan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sambutan pembukaan ICI 2025. “Menko AHY menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah. Melalui forum ini, kita semua didorong untuk bertransformasi secara kolektif melalui kebijakan, teknologi, dan kemitraan global,” ujar Virgo Eresta Jaya.

Dirjen SPPR meyakini, ICI 2025 dapat menjadi platform penguatan peran ATR/BPN dalam perencanaan ruang yang akurat dan terukur. “Kami tegaskan, kami siap menjadi bagian aktif dalam mendorong pembangunan infrastruktur nasional yang berdampak luas dan berkelanjutan,” tutupnya. (ADV)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cerita Warga yang Mencari Informasi ke Kantor Pertanahan saat Libur Lebaran: Saya Mendapat Gambaran Konkret

25 Maret 2026 - 12:48 WITA

Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Kantah Kabupaten Jombang Tetap Sediakan Informasi dan Pelayanan Pertanahan bagi Masyarakat

25 Maret 2026 - 12:46 WITA

Pelayanan Tetap Buka saat Libur Lebaran, Kantah Kabupaten Indramayu Bantu Pemudik Urus Pertanahan

25 Maret 2026 - 12:43 WITA

Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN

25 Maret 2026 - 12:40 WITA

Mudik ke Kampung Halaman? Jaga Batas Tanah sebagai Langkah Awal Cegah Konflik Antartetangga

24 Maret 2026 - 10:09 WITA

Trending di Nasional