Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Headline

ANTAM Peduli, Kerahkan Alat Berat Normalisasi Sungai Penyebab Banjir Pomalaa

badge-check


 ANTAM Peduli, Kerahkan Alat Berat Normalisasi Sungai Penyebab Banjir Pomalaa Perbesar

Laporan: Abdul Saban 

SIBERKITA.ID, KOLAKA – PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk mengambil langkah nyata dalam upaya penanganan banjir di desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Melalui Unit Bisnis Pertambangan Nikel Kolaka, ANTAM mengerahkan alat berat berupa excavator untuk menormalisasi sungai serta saluran drainase yang menjadi penyebab banjir beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Pesouha, Yastin Sutrisno mengungkapkan bahwa dampak banjir yang terjadi minggu lalu telah merendam sejumlah pemukiman penduduk serta salah satu fasilitas gedung sekolah.

Yastin yang ditemui wartawan pada Sabtu (30/5/2025) kemarin menyambut baik respon cepat ANTAM untuk mengatasi langsung penyebab banjir di desanya. Menurutnya, langkah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian ANTAM terhadap kondisi masyarakat di sekitar operasinya.

“Saat banjir, ANTAM langsung membawa alat beratnya untuk normalisasi sungai dan membuat parit sehingga banjir tersebut cepat surut,” ungkap Kepala Desa Pesouha, Yastin Sutrisno.

“Alhamdulillah meskipun beberapa hari masih hujan deras tapi sudah tidak banjir lagi karena sungai sudah dinormalisasi dan parit sudah dibuat. Alat berat ANTAM itu masih ada bekerja hingga hari ini. Semoga dengan upaya tersebut banjir tidak lagi terjadi,” tambahnya.

Sementara itu, Kolaka CSR and Eksternal Relation PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Bambang Tri Ariwibowo mengatakan, pengerahan alat berat tersebut merupakan upaya ANTAM dalam merespon penangan banjir secara cepat dan akurat. Menurutnya, normalisasi aliran sungai serta merehabilitasi drainase menjadi point penting dalam mencegah terjadinya banjir di Pesouha.

Tak dapat dipungkiri, penyebab utama banjir tersebut akibat masifnya aktivitas pertambangan. Terdapat banyak perusahaan yang melakukan penambangan bijih nikel di areal itu, dengan tidak memperhatikan daya dukung lingkungannya.

Meski demikian, Bambang memastikan banjir tersebut tidak disebabkan oleh aktivitas ANTAM. Sebab saat ini fokus area penambangan tidak berada di area desa Huko-huko.

“Memang ada WIUP ANTAM di sekitar desa Pesouha dan Huko-huko, namun operasi penambangan pada area tersebut tidak masif, aliran air dari tambang juga tidak mengarah pada desa tersebut,” jelasnya.

“Pada area IUP yang berada di sekitar desa Pesouha dan Huko-huko, saat ini kami fokus pada kegiatan reklamasi tambang. Hal tersebut merupakan komitmen kami dalam menjalankan kaidah penambangan yang baik dan benar,” imbuhnya.

Walau banjir tersebut bukan akibat dari aktivitas penambangan ANTAM, lanjut Bambang, pihaknya tetap berupaya memberikan respon cepat terhadap penanggulangan bencana alam di desa Pesouha.

Dia menjelaskan, bantuan penanganan banjir tersebut merupakan bentuk kepedulian ANTAM terhadap lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan dan aksi cepat tanggap itu bukan hanya di wilayah operasional perusahaan. Ia menegaskan, ANTAM selalu merespon cepat terhadap upaya penanganan bencana alam di sekitar wilayah operasinya.

“Sejak dulu, ANTAM komitmen menjaga lingkungan di wilayah operasionalnya. Jadi, jika ada laporan atau informasi bencana alam seperti banjir, maka kami langsung bergerak cepat. Bukan hanya mengirim bantuan bahan pokok, tapi kami juga membantu untuk mengatasi atau meminimalisir dampak dari bencana tersebut,” kata Bambang.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 14:11 WITA

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030

13 Maret 2026 - 18:40 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Ceria Corp Salurkan 2.350 Paket Sembako Lewat Pasar Murah Ramadhan di Wolo

11 Maret 2026 - 21:36 WITA

Trending di Bisnis