Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Berita Terkini

YARI Serahkan 22 Mesin Perahu untuk Tiga Kelompok Nelayan Dawi-dawi

badge-check


 YARI Serahkan 22 Mesin Perahu untuk Tiga Kelompok Nelayan Dawi-dawi Perbesar

Laporan: Abdul Saban

SIBERKITA.COM, KOLAKA – Yayasan Bahari (YARI) menyerahkan 22 unit mesin perahu kepada tiga kelompok nelayan di kelurahan Dawi-dawi, kecamatan Pomalaa, kabupaten Kolaka, Minggu (28/11/2022).

Program Manager YARI, Abdul Wahab menjelaskan, bantuan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wahab mengatakan, bantuan tersebut merupakan salah satu dampak Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir yang telah digagas oleh YARI melalui pendanaan CSR PT. ANTAM Tbk UBPN Kolaka sejak tahun 2017 hingga tahun 2024 mendatang.

YARI melihat, pemenuhan kebutuhan nelayan di kecamatan Pomalaa selama ini masih dilakukan secara sporadis, sehingga sasaran penerimanya tidak tepat, serta tidak memberikan perubahan perbaikan kualitas hidup nelayan secara signifikan.

Namun pada tahun 2017 lalu, YARI bersama ANTAM mulai melakukan intervensi terhadap pengembangan sumber daya alam pesisir Pomalaa melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir.

Dalam program ini, YARI bersama ANTAM telah melakukan sejumlah kegiatan peningkatan kapasitas nelayan tentang pengelolaan sumber daya perikanan yang baik dan berkelanjutan, memberikan bantuan alat tangkap ikan, membentuk enam kelompok nelayan yang tersebar di kelurahan Dawi-dawi, desa Tambea, desa Hakatutobu, dan Sopura serta membentuk lembaga ekonomi masyarakat melalui Koperasi Nelayan.

Wahab menjelaskan, hingga tahun 2025 mendatang, YARI bersama ANTAM masih akan melalukan sejumlah kegiatan pendampingan terhadap enam kelompok nelayan tersebut melalui kegiatan pelatihan pembuatan perahu fiber, penguatan ekonomi kelompok nelayan perempuan, pemasangan rumpon serta praktek-praktek pengelolaan perikanan yang ramah lingkungan.

“Walau demikian, apa yang dilakukan YARI bersama ANTAM ini tidak bisa mengakomodir semua kebutuhan nelayan yang ada di enam kelompok tersebut. Untuk itu, YARI berinisiatif mencarikan sumber pendanaan dari DPK Sultra untuk mengintervensi pemenuhan kebutuhan alat tangkap perikanan,” ujar Wahab.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Sultra, Supratman yang turut hadir dalam peneyerahan bantuan mesin kepada nelayan Dawi-dawi tersebut menjelaskan, program yang dilaksanakan YARI bersama ANTAM di Pomalaa perlu mendapat dukungan dari semua pihak.

Menurutnya selain memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan kehidupan nelayan, program ini juga dapat memulihkan kondisi ekosistem pesisir di kecamatan Pomalaa.

Di tempat yang sama, Comdev Asistant Manager PT ANTAM Tbk UBPN Kolaka, Anggoro Dwi Saputro menjelaskan, Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir yaang tengah dilaksanakan bersama YARI ini merupakan amanat pilar sinergi Berdaya yang tertuang dalam Master Plan CSR ANTAM tahun 2020 hingga 2025.

Anggoro juga menjelaskan, pengelolaan CSR ANTAM saat ini telah mengalami perubahan paradigma, dimana sebelumnya implemetasinya lebih banyak pada pembuangunan infrastruktur. Namun saat ini, pengelolaan CSR dituntut untuk memiliki visi berkelanjutan, sehingga implementasinya harus berupa program pemberdayaan masyarakat.

Kata dia, saat ini ANTAM dan YARI telah melakukan pendampingan terhadap enam kelompok nelayan di kecamatan Pomalaa, dimana setiap kelompok terdiri dari 40 hingga 50 orang nelayan.

“Salah satu program pemberdayaan yang kita lakukan di Karamba Hakatutobu mendapatkan apresiasi dari Indonesian SDGs Award (ISDA) tahun 2022. ISDA Awards 2022 merupakan agenda yang ke lima kalinya diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan atau institusi atas kontribusinya dalam pencapaian SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” jelas Anggoro.

Anggoro menambahakn, dalam lima tahun terakhir, YARI bersama ANTAM telah membangun apartemen ikan, pemasangan rumpon, memberikan pelatihan tehnik menyelam yang sehat bagi nelayan, serta kegiatan pendampingan penguatan ekonomi lainnya yang bersentuhan langsung dengan upaya peningkatan ekonomi nelayan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Perkuat Ketahanan Layanan Kesehatan Kolaka, PT Vale Serahkan Ambulans untuk Dukung Operasional PMI

20 Maret 2026 - 14:11 WITA

Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru

16 Maret 2026 - 23:30 WITA

Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang

13 Maret 2026 - 02:03 WITA

Ceria Corp Salurkan 2.350 Paket Sembako Lewat Pasar Murah Ramadhan di Wolo

11 Maret 2026 - 21:36 WITA

Trending di Bisnis