Menu

Mode Gelap
Laba Vale Indonesia Melonjak 32% pada 2025, Penjualan Ore Dorong Pertumbuhan Baru Senat USN Kolaka Buka Pendaftaran Calon Rektor 2026–2030 Dari Sampah Jadi Karya, PT Vale Ajak Pelajar Kolaka Bangun Kesadaran Lingkungan Lewat Lomba Daur Ulang Panen Padi Desa Puubunga, Upaya PT Vale Menyemai Ketahanan Pangan di Kolaka Tingkatkan Kapasitas Dosen, USN Kolaka Gelar Bimtek Penggunaan ScienceDirect PSN Kolaka Serap Alumni USN, Kampus Jajaki Akses Studi Luar Negeri Bersama Mitra Industri Global

Kolaka

Obyek Wisata Pantai dan Permandian Tamborasi Sepi Pengunjung

badge-check


 Obyek Wisata Pantai dan Permandian Tamborasi Sepi Pengunjung Perbesar

Obyek wisata Permandian Tamborasi pada Sabtu siang (31/7/2021)

SIBERKITA.COM, KOLAKA– Obyek wisata pantai dan permandianTamborasi di Desa Tamborasi, kecamatan Iwoimendaa, kabupaten Kolaka sepi pengunjung dalam dua pekan terakhir.

Beberapa pelaku wisata memperkirakan menurunnya jumlah kunjungan lebih disebabkan cuaca yang cenderung tidak menentu. Selain itu, faktor pandemi Covid-19 turut memengaruhi animo masyarakat mengunjungi destinasi “sungai terpendek” di dunia itu.

“Memang ada sedikit penurunan mungkin karena cuaca, kadang panas tapi tiba-tiba turun hujan lama, kalau covid itu memang sudah lama berpengaruh,” kata salah seorang pelaku wisata di Tamborasi, Sabtu siang (31/7/2021).

Terkait pengelolaan destinasi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kolaka Andi Zulkarnain menyatakan hingga kini belum ada kebijan terbaru mengenai pengelolaan kepariwisataan selama pemberlakuan PPKM level 3.

Meski demikian tegas Zulkarnain, Pemda melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengimbau pengelola obyek wisata tetap memberlakukan protokol kesehatan serta pembatasan jumlah pengunjung, sambil menunggu kebijakan bupati yang baru.

“Kita menunggu imbauan bupati selaku ketua Satgas dan telah disampaikan kepada pengelola destinasi wisata untuk secara ketat menerapkan prokes, memakai masker, menjaga jarak, sering cuci tangan dan membatasi jumlah pengunjung,” ujar Zulkarnain, Minggu (1/8/2021).

Senada dengan itu, Juru Bicara Gustas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka dr Muhammad Aris menyatakan, hasil rapat yang dipimpin bupati selaku ketua Gustas Covid-19 kabupaten Kolaka tidak menyinggung pengelolaan obyek wisata.

Karena itu ia mengaku belum dapat memberi penjelasan apakah cakupan PPKM termasuk pengelolaan obyek wisata atau tidak.(eat)

 

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tebar Kebahagiaan Idulfitri, IPIP Bagikan Parsel Lebaran untuk Keluarga Prasejahtera

25 Maret 2026 - 10:49 WITA

Bola Panas Tuduhan Rp11,9 Miliar: Kuasa Hukum Perusda Kolaka Tantang KAMI Buktikan di Jalur Hukum

6 Maret 2026 - 03:42 WITA

Pembina PPTQ Asal Kolaka Raih Juara di Acara UNHAS TV Mencari Da’i 2026

5 Maret 2026 - 16:01 WITA

Perusda Kolaka Bantah Dugaan Penyimpangan Rp11,9 Miliar, Kuasa Hukum Ancam Tempuh Jalur Hukum

28 Februari 2026 - 22:34 WITA

TPAKD Dikukuhkan, Kolaka Luncurkan Gerakan Mosonggi untuk Dorong Inklusi Keuangan dan Kedaulatan Pangan

16 Februari 2026 - 13:38 WITA

Camat Kolaka, Ritzky Mario mengaduk bahan makanan olahan sagu menjadi Sinonggi dalam acara peluncuran program MOSONGGI di Alun-alun 19 November Kolaka, Senin (16/2/2026)
Trending di Kolaka